Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar mewaspadai dan menghindari paparan asap akibat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga. Warga yang mulai merasakan gangguan kesehatan diminta untuk segera melapor dan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, mengingatkan warga untuk tidak menunda pemeriksaan medis jika terdampak kepulan asap. Penanganan sedini mungkin dinilai krusial agar keluhan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih parah.
"Jangan menunggu kondisi semakin berat. Jika mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap, masyarakat dapat memeriksakan diri ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat," ujar dr. Fusia pada Selasa (8/9/2026).
BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Rusak Akibat Gempa NTT

Paparan asap kebakaran secara langsung berpotensi mengganggu sistem pernapasan. Gejala yang kerap timbul meliputi batuk, tenggorokan gatal atau perih, hingga sesak napas. Kondisi ini juga dapat memperburuk kondisi individu yang memiliki riwayat penyakit pernapasan sebelumnya. Selain pernapasan, partikel asap dapat memicu iritasi mata dengan tanda-tanda mata merah, perih, dan berair.
Dinkes Kabupaten Bogor menyarankan warga yang bertempat tinggal di sekitar TPA Galuga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kabut asap menebal atau saat hembusan angin mengarah ke permukiman. Apabila terpaksa beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker yang menutup hidung dan mulut secara rapat sangat dianjurkan guna meminimalkan risiko.
Infografis, Barang Wajib Dalam Tas Darurat Kebencanaan

Perhatian khusus ditujukan kepada kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti asma, penyakit paru, maupun gangguan jantung. Kelompok ini diminta untuk lebih ketat membatasi paparan asap kebakaran.
Bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat, layanan kedaruratan Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Bogor telah disiagakan untuk melayani warga selama 24 jam penuh.






