Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9) memicu luapan Sungai Lahomi dan Sungai Moro'o. Peristiwa tersebut menyebabkan bencana banjir yang merendam permukiman warga dan lahan produktif di empat kecamatan dengan ketinggian genangan air mencapai sekitar 100 sentimeter.
Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik BPBD Sumatera Utara, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengonfirmasi bahwa empat wilayah yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Lahomi, Kecamatan Mandrehe, Kecamatan Mandrehe Barat, dan Kecamatan Sirombu.
Dampak Kerusakan Rumah dan Lahan Pertanian
Banjir yang melanda kawasan Nias Barat merendam sejumlah rumah warga. Tidak hanya merendam permukiman, luapan air sungai juga menyebabkan kerusakan pada sektor pertanian masyarakat setempat, khususnya area persawahan serta sarana jaringan irigasi.
Asap Karhutla Mulai Selimuti Padanglawas hingga Labuhanbatu Sumut

Selain sektor pertanian dan permukiman, akses jalan yang digunakan warga untuk beraktivitas sehari-hari juga mengalami kerusakan di beberapa titik akibat tergerus dan tergenang luapan air.
Berdasarkan pendataan sementara dari pihak BPBD, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka-luka akibat kejadian ini. Petugas di lapangan juga mencatat bahwa hingga kini belum terdapat warga yang mengungsi dari tempat tinggal mereka.
Penanganan Bencana dan Imbauan BPBD
Menindaklanjuti musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui BPBD setempat langsung turun ke lapangan guna melaksanakan proses asesmen dan survei ke sejumlah lokasi yang terdampak banjir.
BMKG Ungkap Hasil Pantauan Tsunami di Selat Sunda

Di tingkat provinsi, BPBD Sumatera Utara terus berkoordinasi secara intensif dengan BPBD Kabupaten Nias Barat untuk memantau perkembangan debit air di lokasi kejadian serta mendukung langkah penanganan darurat bencana.
BPBD turut mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di kawasan rawan bencana dan sekitar aliran sungai, untuk tetap waspada. Kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat potensi hujan berintensitas tinggi masih dapat menaikkan debit air sungai dan memicu meluasnya area banjir.






