berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Hipertensi tak Lagi Identik dengan Lansia, Tekanan Darah Tinggi Sejak Muda Bisa Tingkatkan Risiko Aritmia

Fitri KaraengDiterbitkan 7 Sep 2026 - 00.41 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hipertensi tak Lagi Identik dengan Lansia, Tekanan Darah Tinggi Sejak Muda Bisa Tingkatkan Risiko Aritmia
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Tekanan darah tinggi kini tidak lagi menjadi masalah kesehatan yang hanya dialami oleh kelompok lanjut usia. Data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) untuk periode Agustus 2021 hingga Agustus 2023 mencatat prevalensi hipertensi pada orang dewasa usia 18 hingga 39 tahun telah mencapai 23,4 persen.

Kondisi ini kerap berkembang tanpa disadari karena sebagian besar penderita usia muda tidak merasakan gejala yang spesifik. Akibatnya, hipertensi berisiko tidak terdeteksi sejak awal dan berlangsung dalam kurun waktu lama tanpa intervensi medis yang memadai. Tekanan darah tinggi yang menetap memberi beban kerja berlebih pada dinding pembuluh darah dan organ jantung secara terus-menerus.

American Heart Association menyebutkan bahwa tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya fibrilasi atrium, yakni salah satu bentuk gangguan irama jantung atau aritmia. Aritmia sendiri merupakan kondisi ketika denyut jantung berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan.

Baca Juga

Tetap Cari Nafkah di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Tetap Cari Nafkah di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Keterkaitan tersebut diperkuat oleh studi di Korea Selatan yang melibatkan hampir 3 juta orang dewasa berusia 20 hingga 39 tahun. Riset tersebut menemukan bahwa individu dengan hipertensi diastolik maupun sistolik-diastolik memiliki risiko lebih tinggi mengalami fibrilasi atrium dibandingkan mereka yang memiliki tekanan darah normal. Tingkat risiko yang lebih tinggi juga teridentifikasi pada beberapa kategori hipertensi tingkat 2.

Selain faktor tensi darah, studi pada kelompok usia 20–39 tahun tersebut mencatat faktor lain yang berkontribusi terhadap perkembangan fibrilasi atrium, meliputi ukuran lingkar pinggang yang tinggi, kebiasaan merokok, serta kualitas tidur yang buruk.

Baca Juga

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Kolom Abu Teramati Setinggi 500 Meter

Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Kolom Abu Teramati Setinggi 500 Meter

Gejala aritmia umumnya meliputi sensasi jantung berdebar, detak yang tidak teratur, pusing, kelelahan, sesak napas, hingga nyeri dada. Kendati demikian, sebagian pengidap fibrilasi atrium dapat tidak menunjukkan tanda-tanda klinis yang nyata. Jika dibiarkan tanpa penanganan, gangguan irama jantung ini dapat meningkatkan risiko komplikasi berbahaya, termasuk stroke.

Pengendalian tekanan darah sejak dini menjadi langkah krusial untuk mencegah kerusakan kardiovaskular lanjutan. Penerapan aktivitas fisik secara rutin, seperti berjalan kaki, terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik hingga 3,8 mmHg.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kesehatan jantungHipertensi

Berita Terbaru Lainnya

Cerita Warga yang Tetap Berolahraga di GBK di Tengah Sebaran Abu VulkanikTetap Cari Nafkah di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Anak KrakatauGunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Kolom Abu Teramati Setinggi 500 MeterPengumuman! Bandara Soetta Ditutup hingga Senin Pagi Imbas Erupsi Anak KrakatauDalih Cemburu Pelaku Pembunuhan Mozza Axillia di Semarang, Sempat Survei Lokasi PembuanganErupsi Gunung Anak Krakatau, BGN Sesuaikan Sementara Operasional MBG di Wilayah TerdampakEkspedisi Samudra Hindia Temukan 149 Spesies Baru dan 1.000 Gigi HiuTak Perlu Tusuk Jari, Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Deteksi Prediabetes dari Air Liur

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap