Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, tetap didatangi sejumlah warga untuk berolahraga pada Minggu (6/9). Aktivitas fisik di ruang terbuka tersebut tetap berlangsung meski kabar mengenai sebaran abu vulkanik yang mencapai wilayah Jakarta dan sekitarnya sedang ramai diperbincangkan.
Kekhawatiran sempat dirasakan oleh beberapa pengunjung sebelum memutuskan datang ke GBK. Levi, seorang warga Jakarta yang kini menetap di Tangerang, mengaku sempat ragu untuk berolahraga setelah melihat ramainya pemberitaan terkait abu vulkanik di media sosial. Keraguan tersebut semakin menguat saat ia mendapati banyak debu yang menempel pada sepeda motornya sebelum berangkat.
Tetap Cari Nafkah di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Meski demikian, Levi tetap memutuskan berangkat ke GBK. Setelah menempuh jarak perjalanan sekitar 15 kilometer dari tempat tinggalnya, ia mulai merasakan dampak debu di jalanan. Matanya terasa gatal dan perih. Efek tersebut berlanjut ketika ia mulai berlari di lintasan GBK. Levi merasakan tarikan napasnya menjadi sulit dan dadanya terasa agak sesak, meski pada akhirnya ia tetap memaksakan diri menyelesaikan aktivitas larinya. Selain itu, Levi juga memperhatikan bahwa suasana GBK pada Minggu tersebut terasa lebih sepi dibandingkan saat ia berolahraga pada Jumat malam.
Pengalaman serupa juga diceritakan oleh Rian, warga asal Bogor yang datang ke kawasan GBK untuk mengisi hari libur kerjanya. Rian mengaku telah mengetahui kabar mengenai sebaran abu vulkanik sebelum meninggalkan rumah. Rencana keberangkatannya pun sempat hampir dibatalkan menyusul adanya peringatan dari orang tuanya agar tidak beraktivitas di luar rumah. Kendati demikian, Rian akhirnya tetap berangkat bersama rekan-rekannya dengan menyiapkan perlengkapan pelindung diri.
Gunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Kolom Abu Teramati Setinggi 500 Meter

Dalam perjalanan dari Bogor menuju Jakarta, Rian mendapati paparan debu yang cukup pekat. Untuk melindungi diri selama berkendara, ia mengenakan kacamata dan membawa masker. Saat mulai berlari di kawasan GBK, Rian memutuskan melepas maskernya karena merasa sesak jika berlari dengan penutup wajah tersebut. Tidak seperti yang dialami Levi, Rian mengaku tidak merasakan keluhan mata perih ataupun sesak napas selama berolahraga di area GBK.






