berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Teknologi

Ekspedisi Samudra Hindia Temukan 149 Spesies Baru dan 1.000 Gigi Hiu

Ance RundenganDiterbitkan 7 Sep 2026 - 01.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekspedisi Samudra Hindia Temukan 149 Spesies Baru dan 1.000 Gigi Hiu
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Eksplorasi laut dalam di kawasan terpencil Samudra Hindia mengungkap keanekaragaman hayati purba dan modern yang melimpah. Dua ekspedisi riset yang dijalankan pada 2021 dan 2022 di sekitar Pulau Christmas serta Kepulauan Cocos (Keeling) berhasil mengidentifikasi 149 spesies baru dan sekitar 1.000 fosil gigi hiu di dasar samudra.

Wilayah laut dalam selama ini menjadi ekosistem yang paling minim terpetakan, padahal sekitar 71 persen permukaan Bumi tertutup lautan dengan 90 persen di antaranya memiliki kedalaman melebihi 1.000 meter. Dalam survei tersebut, tim peneliti menyisir area pada kedalaman mulai 94 meter hingga mencapai 5.431 meter di bawah permukaan laut.

Penjelajahan Gunung Laut dan Dataran Abisal

Pengambilan sampel difokuskan pada 22 gunung bawah laut, dua gugusan pulau, serta dataran abisal di sekitarnya. Formasi gunung bawah laut di perairan ini merupakan struktur vulkanik purba yang terbentuk sekitar 40 hingga 120 juta tahun silam, menjulang ribuan meter dari dasar laut.

Baca Juga

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BGN Sesuaikan Sementara Operasional MBG di Wilayah Terdampak

Erupsi Gunung Anak Krakatau, BGN Sesuaikan Sementara Operasional MBG di Wilayah Terdampak

Untuk memetakan kehidupan di habitat ekstrem ini, peneliti mengumpulkan sampel organisme bentik dan mengukur parameter lingkungan seperti suhu, salinitas, serta kadar oksigen terlarut. Pengamatan visual dibantu kamera bawah laut, sementara pendeteksian keanekaragaman hayati diperkuat dengan analisis DNA lingkungan (eDNA) dari sampel air laut.

Secara keseluruhan, riset tersebut mencatat keberadaan 1.059 kelompok taksonomi, dengan 149 di antaranya merupakan spesies yang belum pernah dideskripsikan dalam literatur ilmiah sebelumnya.

Temuan 'Kuburan Gigi Hiu' Purba

Salah satu penemuan paling mencolok terjadi di Dataran Abisal Cocos menjelang akhir fase ekspedisi. Tim peneliti mengangkat sekitar 1.000 gigi hiu dari dasar laut, sebuah lokasi yang kemudian dijuluki sebagai 'Kuburan Gigi Hiu'.

Baca Juga

Tak Perlu Tusuk Jari, Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Deteksi Prediabetes dari Air Liur

Tak Perlu Tusuk Jari, Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Deteksi Prediabetes dari Air Liur

Koleksi fosil gigi tersebut merekam jejak evolusi dan keberadaan berbagai kelompok hiu selama lebih dari 22 juta tahun. Spesimen yang teridentifikasi mencakup gigi hiu modern seperti hiu putih besar, hiu mako, dan hiu macan, hingga gigi milik predator raksasa purba yang telah punah, megalodon.

Di area dasar samudra yang sama, peneliti juga menemukan nodul polimetalik atau nodul mangan, beberapa di antaranya tampak mengeras dan menyelimuti fosil-fosil gigi hiu tersebut. Temuan ini memberikan data geologis dan biologi laut penting mengenai dinamika ekosistem laut dalam Samudra Hindia lintas era.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Cerita Warga yang Tetap Berolahraga di GBK di Tengah Sebaran Abu VulkanikTetap Cari Nafkah di Tengah Sebaran Abu Vulkanik Anak KrakatauGunung Ibu di Maluku Utara Erupsi, Kolom Abu Teramati Setinggi 500 MeterPengumuman! Bandara Soetta Ditutup hingga Senin Pagi Imbas Erupsi Anak KrakatauDalih Cemburu Pelaku Pembunuhan Mozza Axillia di Semarang, Sempat Survei Lokasi PembuanganErupsi Gunung Anak Krakatau, BGN Sesuaikan Sementara Operasional MBG di Wilayah TerdampakTak Perlu Tusuk Jari, Mahasiswa UGM Kembangkan Alat Deteksi Prediabetes dari Air Liur15 Juta Orang Belum Punya Rekening Tabungan, LPS Targetkan Dua Juta Pembukaan Akun per Tahun

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap