berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Harga Minyak Dunia Menyala, Seberapa Kuat Benteng APBN Menahan Beban?

Fitri KaraengDiterbitkan 11 Sep 2026 - 08.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga Minyak Dunia Menyala, Seberapa Kuat Benteng APBN Menahan Beban?
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih memiliki ruang yang cukup untuk meredam dampak lonjakan harga minyak dunia. Sejauh ini, pemerintah belum merencanakan penambahan kuota subsidi energi di tengah pergerakan komoditas energi global yang kembali memanas.

Lonjakan harga minyak mentah dunia sebelumnya melesat hingga melampaui level US$100 per barel pada perdagangan Rabu (9/9), mencatatkan posisi tertingginya sejak Juli 2026. Tren kenaikan berlanjut pada perdagangan Kamis (10/9), dengan minyak mentah Brent naik 0,1 persen ke level US$101,34 per barel, disusul minyak West Texas Intermediate (WTI) yang naik 0,5 persen ke posisi US$96,55 per barel. Kenaikan harga tersebut didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap gangguan distribusi pasokan akibat eskalasi serangan antara Iran dan Amerika Serikat terhadap kapal-kapal di kawasan Timur Tengah.

Meninjau ketahanan fiskal nasional, Pengamat Energi Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti menjelaskan bahwa pada asumsi harga minyak Brent di level US$100 per barel, sisa ruang fiskal sebelum menyentuh batas defisit 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sekitar Rp38,6 triliun. Dengan estimasi tambahan beban sekitar Rp7,9 triliun setiap bulannya, bantalan anggaran tersebut diproyeksikan mampu bertahan selama lima bulan.

Baca Juga

Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506

Breaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506

Menurut kalkulasi Yayan, postur APBN untuk sisa tahun anggaran 2026 masih dalam batas aman sehingga harga BBM bersubsidi belum perlu disesuaikan. Namun, fokus mitigasi dinilai harus dipersiapkan sejak dini untuk rancangan APBN 2027 karena ruang fiskal berpotensi terkuras habis. Yayan juga mengingatkan risiko kombinasi makroekonomi, di mana kenaikan minyak ke US$100 yang dibarengi pelemahan nilai tukar rupiah ke kisaran Rp18.000 per dolar AS dapat melipatgandakan beban fiskal hingga 2,3 kali lipat dibandingkan dampak kenaikan minyak secara tunggal.

Sementara itu, Analis Senior ISEAI Ronny P. Sasmita memaparkan bahwa tambahan beban subsidi hingga Rp30 triliun masih berpeluang ditutup melalui efisiensi belanja pos kementerian atau lembaga. Apabila lonjakan beban melampaui angka tersebut, opsi yang tersisa bagi kas negara adalah menambah penarikan utang atau mempertajam penyaluran subsidi secara tepat sasaran.

Baca Juga

Nikmati Keringanan Pokok PBB-P2 Sebesar 5 Persen, Pembayaran Kini Bisa Lewat Kanal Digital

Nikmati Keringanan Pokok PBB-P2 Sebesar 5 Persen, Pembayaran Kini Bisa Lewat Kanal Digital

Ronny menambahkan bahwa pemerintah memiliki patokan acuan di mana harga BBM subsidi akan tetap ditahan selama harga minyak mentah Indonesia (ICP) berada di bawah US$100 per barel, atau setara Brent di level US$103 per barel. Di sisi lain, kebijakan pembatasan pembelian BBM subsidi bagi kalangan mampu dinilai hanya memberikan efek penghematan yang relatif terbatas jika dibandingkan dengan skala lonjakan beban belanja negara ketika harga minyak dunia terus bertahan di atas ambang US$100 per barel.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

harga minyakKementerian KeuanganAPBN

Berita Terbaru Lainnya

Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas, Kini Capai 7,1 HektareBreaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor, Helikopter TNI AU Guyur 15 Ton AirBPS Ungkap Alasan Data Kemiskinan RI Versi Bank Dunia Melonjak 64%Nikmati Keringanan Pokok PBB-P2 Sebesar 5 Persen, Pembayaran Kini Bisa Lewat Kanal DigitalSiapa Anak Mantan Presiden Ditangkap Korupsi Pesawat Terbang Rp14 M?Bupati Bogor Ungkap Luas Area Kebakaran TPA Galuga Capai 7,1 HektarePintu Masuk Bromo dari Malang Ditutup Usai Titik Baru Kebakaran Meluas

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap