berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

BPS Ungkap Alasan Data Kemiskinan RI Versi Bank Dunia Melonjak 64%

Bambang SetiawanDiterbitkan 11 Sep 2026 - 09.02 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BPS Ungkap Alasan Data Kemiskinan RI Versi Bank Dunia Melonjak 64%
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan tingkat kemiskinan nasional per Maret 2026 berada pada posisi 8,07 persen. Angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan periode Maret 2025 yang tercatat sebesar 8,47 persen. Namun, sorotan tertuju pada publikasi Bank Dunia yang memperkirakan sebanyak 64,1 persen penduduk Indonesia berada di bawah garis kemiskinan.

Menanggapi perbedaan angka yang sangat mencolok tersebut, BPS memaparkan latar belakang teknis serta perbedaan metodologi perhitungan dalam rilis bersama Bank Dunia.

Perubahan Status Pendapatan dan Ambang Batas Internasional

Perbedaan angka kemiskinan yang mencapai puluhan persen bukan disebabkan oleh kemerosotan kondisi hidup masyarakat secara mendadak. BPS menegaskan bahwa lonjakan angka pada data Bank Dunia terjadi akibat perubahan ambang batas atau standar garis kemiskinan yang diterapkan pada Indonesia.

Ketika status pendapatan Indonesia naik ke kategori negara berpendapatan menengah atas (upper-middle-income country) pada tahun 2023, Bank Dunia secara otomatis menyesuaikan acuan garis kemiskinan. Tolok ukur yang sebelumnya dipatok US$4,20 per orang per hari dinaikkan menjadi US$8,30 Purchasing Power Parity (PPP) per orang per hari, atau setara dengan Rp51.087 per hari.

Baca Juga

Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas, Kini Capai 7,1 Hektare

Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas, Kini Capai 7,1 Hektare

Standar US$8,30 tersebut merupakan representasi kebutuhan hidup di seluruh kelompok negara berpendapatan menengah atas secara global. Kelompok ini mencakup negara-negara dengan pendapatan per kapita yang nilainya mencapai hingga hampir tiga kali lipat lebih tinggi dari pendapatan per kapita Indonesia.

Perbedaan Pendekatan Metodologi BPS dan Bank Dunia

Kendati menghasilkan angka yang berbeda jauh, BPS dan Bank Dunia menggunakan basis data lapangan yang sama, yakni Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Perbedaan hasil akhir murni dipicu oleh metode perumusan garis kemiskinan:

  • Pendekatan BPS: Menghitung biaya hidup riil domestik berdasarkan pengeluaran minimum untuk kebutuhan makanan dan kebutuhan pokok non-makanan (seperti perumahan, pakaian, dan transportasi). Perhitungan ini dipetakan di 75 wilayah perkotaan dan perdesaan pada setiap provinsi serta diperbarui dua kali setahun mengikuti pergerakan harga pasar. Per Maret 2026, garis kemiskinan BPS tercatat sebesar Rp669.235 per orang per bulan atau sekitar US$3,60 per hari.
  • Pendekatan Bank Dunia: Menggunakan garis kemiskinan internasional baku guna membandingkan standar hidup lintas negara, bukan berdasarkan pola konsumsi spesifik lokal. Estimasi Bank Dunia menggabungkan penyesuaian Indeks Harga Konsumen (IHK), disparitas harga antarwilayah kabupaten/kota, serta konversi daya beli antarnegara melalui PPP.

Selain itu, BPS terus menyesuaikan komponen garis kemiskinannya dengan dinamika standar hidup dan pola konsumsi masyarakat di dalam negeri, sedangkan Bank Dunia mempertahankan standar internasional tetap yang hanya dikoreksi oleh laju inflasi.

Baca Juga

Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor, Helikopter TNI AU Guyur 15 Ton Air

Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor, Helikopter TNI AU Guyur 15 Ton Air

Melengkapi Perspektif Evaluasi Kemiskinan

Sebagai gambaran perbandingan multidimensi, proyeksi Bank Dunia pada tahun 2025 membagi profil masyarakat Indonesia ke dalam beberapa tingkatan garis kemiskinan internasional:

  • Kemiskinan ekstrem: 3,7 persen penduduk.
  • Garis kemiskinan negara berpendapatan menengah bawah: 15,5 persen penduduk.
  • Garis kemiskinan negara berpendapatan menengah atas: 64,1 persen penduduk.

BPS menyampaikan bahwa tidak ada satu metode yang dianggap lebih benar dibanding metode lainnya. Garis kemiskinan BPS berfungsi mencerminkan daya beli aktual kebutuhan dasar di dalam negeri, sedangkan indikator Bank Dunia memberikan tolok ukur perbandingan capaian kesejahteraan Indonesia di kancah internasional.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi IndonesiakemiskinanBank DuniaBPS

Berita Terbaru Lainnya

Kebakaran TPA Galuga Bogor Meluas, Kini Capai 7,1 HektareBreaking, IHSG Anjlok 1% Lebih ke Level 6.506Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor, Helikopter TNI AU Guyur 15 Ton AirNikmati Keringanan Pokok PBB-P2 Sebesar 5 Persen, Pembayaran Kini Bisa Lewat Kanal DigitalSiapa Anak Mantan Presiden Ditangkap Korupsi Pesawat Terbang Rp14 M?Bupati Bogor Ungkap Luas Area Kebakaran TPA Galuga Capai 7,1 HektarePintu Masuk Bromo dari Malang Ditutup Usai Titik Baru Kebakaran MeluasMendag Klaim Produk UMKM Kini Kuasai 60 Persen Etalase Ritel Modern

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap