Kebakaran yang melanda kawasan Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Galuga di Bogor, Jawa Barat, meluas hingga mencakup area sekitar 7,1 hektare. Luasan tersebut merupakan akumulasi dari titik awal kebakaran di luar area tempat pembuangan hingga merembet ke zona pengelolaan sampah milik Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa luasan area yang terbakar awalnya terdata seluas 1,7 hektare, bertambah menjadi 5 hektare, hingga mencapai sekitar 7,1 hektare saat digabungkan dengan wilayah Kota Bogor. Peristiwa ini bermula dari kebakaran di lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPAS Galuga pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB sebelum apinya merambat ke area pembuangan sampah.
Kendala Bara di Bawah Tumpukan Sampah
Meski kobaran api secara kasat mata sudah mereda, asap tebal masih mengepul dari sejumlah titik timbunan. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya bara api aktif yang terperangkap di dalam gunungan sampah.
Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor, Helikopter TNI AU Guyur 15 Ton Air

Proses pemadaman menghadapi tantangan berat akibat tumpukan sampah berusia puluhan tahun dengan ketinggian melebihi 10 meter. Karakteristik sampah yang telah memadat menyerupai briket membuat bara api bertahan lama di bagian dalam. Guna mengatasinya, petugas mengerahkan alat berat untuk membongkar setiap gundukan, menyemprotkan air untuk proses pendinginan, lalu menutup kembali permukaan tanah. Tim gabungan menargetkan pembersihan dan pendinginan tumpukan ini dapat rampung menjelang subuh.
Saat ini, kobaran api di sisi selatan yang dikelola Pemkab Bogor telah berhasil dipadamkan dan kini berada dalam tahap pendinginan demi mencegah potensi penyalaan ulang. Fokus operasi tim gabungan Pemkab dan Pemkot Bogor dialihkan ke sisi utara yang masih terus mengeluarkan asap.
BPS Ungkap Alasan Data Kemiskinan RI Versi Bank Dunia Melonjak 64%

Aktivitas keluar-masuk armada truk pengangkut sampah tetap berjalan dengan sistem giliran agar layanan pembuangan sampah masyarakat tidak terganggu. Sementara itu, Pemkab Bogor belum mengumumkan penyebab kebakaran karena masih memfokuskan seluruh sumber daya pada keselamatan warga dan pemadaman total sebelum penyelidikan resmi dimulai.






