Pergerakan harga aset kripto Bitcoin masih menunjukkan volatilitas pada awal September 2026. Data Pintu.co.id per 8 September 2026 mencatat Bitcoin diperdagangkan di level 78.937 dolar AS. Posisi tersebut berada sekitar 37,5 persen di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) sebesar 126.198,07 dolar AS yang sempat disentuh pada 6 Oktober 2025.
Sebelum berada di level saat ini, Bitcoin sempat menyentuh titik terendah siklus di kisaran 57.735 dolar AS pada 1 Juli 2026. Harga kemudian bergerak pulih dengan kenaikan sekitar 25 persen sepanjang Agustus 2026. Penguatan pada bulan kedelapan tersebut tercatat sebagai performa bulanan terkuat Bitcoin sejak November 2024.
Volatilitas jangka pendek pasar juga terlihat dari pergerakan arus dana pada ETF Bitcoin spot. Pada 1 September 2026, produk investasi tersebut mencatatkan arus masuk bersih (net inflow) mencapai sekitar 216,70 juta dolar AS. Namun, kondisi tersebut langsung berbalik pada 2 September 2026 dengan catatan arus keluar bersih (net outflow) sekitar 236,46 juta dolar AS.
Bahlil Sebut Perusahaan Asal Rusia Rusal Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan

Perbandingan Penurunan Antarsiklus
Kendati tekanan pasar masih berlangsung, riset CoinGecko yang dipublikasikan pada 25 Juni 2026 memperlihatkan bahwa koreksi pada siklus kali ini cenderung lebih moderat dibanding fase penurunan historis sebelumnya. Pada siklus 2014–2015, penurunan Bitcoin dari titik tertinggi ke titik terendah mencapai 81,6 persen dalam rentang 321 hari. Koreksi berlanjut pada siklus 2018–2019 dengan penurunan 83,6 persen selama 385 hari, serta siklus 2022–2023 yang mencatat pelemahan 76,7 persen dalam 381 hari.
Untuk siklus 2025–2026, penurunan terdalam tercatat sebesar 54,25 persen dalam jangka waktu 268 hari, dihitung dari puncak harga 126.198 dolar AS menuju titik terendah 57.735 dolar AS.
Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

Melihat karakteristik fluktuasi yang terus berjalan, platform PINTU mengimbau para investor untuk menerapkan strategi investasi yang terukur dan disiplin menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing, alih-alih berusaha berspekulasi menebak titik terendah pasar.






