Ratusan penyintas gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapatkan penanganan medis gratis langsung di lokasi pengungsian melalui layanan kesehatan mobile yang dioperasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Rumah Sehat Baznas (RSB).
Tim medis RSB menyisir posko-posko pengungsian mandiri hingga kawasan pelosok di Pantai Utara, Kecamatan Reok Barat, serta titik-titik permukiman di Kecamatan Reok yang tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat. Layanan jemput bola ini mencakup pemeriksaan kesehatan, tindakan medis gratis, dan distribusi obat-obatan.
Kecelakaan Maut di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Tewas 7 Luka

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menjelaskan bahwa pendekatan proaktif ini dilakukan untuk memastikan para penyintas, terutama kalangan lansia dan anak-anak, memperoleh perawatan medis secara cepat tanpa terkendala jarak.
Dalam pelaksanaannya, pelayanan medis dibuka mulai pukul 08.00 WITA di posko utama sebelum tim bergerak menyisir pos pengungsian mandiri warga, sebagaimana disampaikan fasilitator posko medis Baznas sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Pancasila Reo, Ustaz Jiyanto. Anggota tim medis RSB Baznas, dr. Moch Raedy Noor Rizki, mengonfirmasi bahwa ratusan warga terdampak ditangani oleh petugas setiap harinya.
Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor, Kendaraan Bergantian Melintas

Selain layanan medis darurat, Baznas mendistribusikan bahan pangan sembako serta logistik dapur umum melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB). Fasilitas pendukung berupa sarana sanitasi dan masjid darurat juga disiapkan guna menunjang kebutuhan ibadah dan kebersihan pengungsi pascagempa bermagnitudo 7,7 di Pulau Flores, yang menurut data BNPB per Jumat (28/8) telah mengakibatkan 111 orang meninggal dunia.






