berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Habitat Satwa Terdampak Imbas Karhutla di Kalbar, 3 Orang Utan Dievakuasi

Ance RundenganDiterbitkan 25 Agu 2026 - 07.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Habitat Satwa Terdampak Imbas Karhutla di Kalbar, 3 Orang Utan Dievakuasi
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat tidak hanya memicu masalah kabut asap, tetapi juga mengancam ruang hidup satwa liar yang dilindungi. Kerusakan bentang alam akibat kebakaran memaksa tiga individu orang utan keluar dari habitat alaminya dan terisolasi di kawasan perkebunan warga sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh tim gabungan.

Evakuasi darurat tersebut dilakukan menyusul musnahnya koridor pergerakan dan sumber pakan alami satwa di tengah ancaman titik api yang masih aktif di sekitar permukiman.

Mengapa Orang Utan Terjebak di Perkebunan Warga?

Tiga orang utan yang terdiri atas satu induk bernama Mama Yuni, seekor bayi bernama Yuni, dan satu individu remaja bernama Pura sebelumnya telah terpantau berada di kawasan perkebunan masyarakat Desa Tanjungpura, Kabupaten Ketapang, sejak awal 2026. Keberadaan ketiganya diawasi secara rutin oleh tim Orangutan Protection Unit (OPU) dari Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) guna memitigasi potensi interaksi negatif dengan masyarakat sekitar wilayah Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

Situasi memburuk ketika kebakaran besar terjadi sepanjang Juli hingga Agustus 2026. Kobaran api menghanguskan fragmen-fragmen hutan yang selama ini berfungsi sebagai jalur jelajah dan penyedia sumber pakan alami bagi kelompok orang utan tersebut.

Baca Juga

TelkomGroup Salurkan Bantuan Hingga Rp1,3 Miliar Pascagempa NTT

TelkomGroup Salurkan Bantuan Hingga Rp1,3 Miliar Pascagempa NTT

Dengan terputusnya koridor hutan serta adanya sebaran titik api yang masih membara di sekitar Desa Tanjungpura, satwa-satwa tersebut berada dalam kondisi terjepit dan terancam. Mempertimbangkan risiko keselamatan satwa dan warga, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama YIARI memutuskan untuk segera mengevakuasi ketiganya dari area perkebunan.

Proses Penyelamatan di Tengah Kabut Asap Pekat

Operasi penyelamatan dilakukan pada Jumat (21/8) dengan pengerahan tim gabungan ke lokasi target. Tiba sekitar pukul 07.00 WIB, tim di lapangan menghadapi tantangan visual dan pernapasan akibat pekatnya kabut asap dari karhutla yang masih berlangsung di area sekitar perkebunan.

Proses pembiusan satwa memerlukan kehati-hatian ekstra demi keselamatan orang utan maupun petugas. Dosis anestesi dihitung secara presisi oleh dokter hewan berdasarkan perkiraan bobot badan dan kondisi fisik masing-masing individu, lalu diaplikasikan menggunakan senapan bius.

Baca Juga

Mobil Tertemper KRL di Karet Jakpus, KAI Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Mobil Tertemper KRL di Karet Jakpus, KAI Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Upaya pembiusan memakan waktu sekitar delapan jam karena ketiga individu orang utan tersebut bergerak sangat lincah serta terus berpindah pohon di areal perkebunan. Begitu obat bius bekerja, tim medis segera melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan memberikan asupan cairan infus guna menstabilkan kondisi fisik satwa sebelum diberangkatkan menuju lokasi baru.

Lokasi Translokasi dan Langkah Pemantauan Lanjutan

Setelah dipastikan berada dalam kondisi stabil, Mama Yuni, Yuni, dan Pura dipindahkan menuju lokasi pelepasliaran di kawasan Tanagupa. Proses translokasi menempuh perjalanan sekitar lima jam menggunakan kombinasi jalur darat dan perairan.

Upaya konservasi tidak berhenti pada tahap pelepasan ke alam. Tim lapangan dari Balai Taman Nasional Gunung Palung ditugaskan untuk melakukan pemantauan pasca-pelepasliaran secara berkala. Monitoring intensif ini dilakukan guna mengamati pergerakan serta proses adaptasi ketiga orang utan tersebut, memastikan mereka dapat bertahan hidup mandiri dan membangun kembali perilisan alaminya di habitat yang lebih aman.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

TelkomGroup Salurkan Bantuan Hingga Rp1,3 Miliar Pascagempa NTTTrump Rombak Portofolio Investasi, Buang Saham Meta hingga MotorolaMobil Tertemper KRL di Karet Jakpus, KAI Pastikan Tak Ada Korban JiwaNasDem DKI Dukung Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 5 Ribu, Ideal dan Siap Beroperasi PenuhKPI, UU Penyiaran Harus Beradaptasi dengan Era Netflix dan YouTubeAncam Pengguna Mobil Saat Penagihan, Debt Collector Ditangkap Polisi di CengkarengMengurai Polemik Pemblokiran Rekening Donasi Demo Pati, Duduk Perkara dan Aturan HukumnyaNegosiasi Tarif Resiprokal Indonesia-AS Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap