berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Gudang Raksasa Ritel Rusia Dibombardir Drone, Inventaris Rp89 Triliun Lenyap

Usat BalangDiterbitkan 10 Agu 2026 - 07.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gudang Raksasa Ritel Rusia Dibombardir Drone, Inventaris Rp89 Triliun Lenyap
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Raksasa ritel online asal Rusia, Wildberries, kini tengah menghadapi guncangan hebat setelah serangkaian gudang logistiknya menjadi sasaran tembak serangan drone oleh militer Ukraina. Serangan terbaru yang dilancarkan pada Jumat, 7 Agustus 2026, memicu kebakaran hebat di salah satu fasilitas penyimpanan utama mereka yang berlokasi di Yekaterinburg. Insiden ini memperpanjang daftar panjang kerugian yang dialami perusahaan ritel tersebut. Dampak dari kampanye serangan udara ini tidak hanya mengacaukan rantai pasok domestik Rusia, melainkan juga menimbulkan kerugian finansial yang sangat masif bagi perusahaan yang dirintis oleh Tatyana Kim sejak tahun 2004 tersebut.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Mengapa militer Ukraina menjadikan gudang-gudang Wildberries sebagai target serangan?

Pemerintah Kyiv secara terbuka menyatakan alasan di balik penargetan fasilitas logistik milik raksasa ritel ini. Menurut otoritas Ukraina, platform belanja daring Wildberries digunakan sebagai sarana untuk menjual berbagai macam perlengkapan militer. Hal inilah yang mendorong Ukraina untuk membidik infrastruktur distribusi perusahaan tersebut guna melemahkan rantai pasok. Kampanye serangan udara yang agresif ini dilaporkan telah berhasil menghantam hampir dua lusin gudang milik Wildberries di berbagai wilayah Rusia. Jangkauan serangan drone ini pun terbukti sangat luas, bahkan mampu mencapai wilayah Ural Rusia yang jaraknya berada lebih dari 1.600 kilometer dari garis depan pertempuran.

Seberapa besar skala kerusakan fisik dan kerugian materi yang dialami Wildberries?

Skala kerusakan akibat rangkaian serangan drone ini sangat masif dan berdampak langsung pada kapasitas operasional perusahaan. Secara keseluruhan, serangan udara tersebut telah berdampak pada area gudang Wildberries dengan total luas mencapai lebih dari 1 juta meter persegi. Dari segi nilai barang, inventaris yang hancur atau terganggu akibat insiden pemboman ini diperkirakan mencapai nilai yang fantastis, yaitu hingga US$5 miliaran atau setara dengan kurang lebih Rp89 triliun. Kerugian ini menjadi salah satu pukulan terberat bagi industri ritel modern Rusia dalam beberapa waktu terakhir, terutama mengingat pentingnya rantai pasok e-commerce bagi perekonomian domestik saat ini.

Baca Juga

Menanti Hasil Penyelidikan Resmi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

Menanti Hasil Penyelidikan Resmi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

Bagaimana dampak kerugian ini dirasakan oleh para pedagang lokal?

Dampak destruktif dari hancurnya gudang-gudang penyimpanan ini tidak hanya ditanggung oleh manajemen Wildberries, melainkan juga langsung memukul para mitra dagang atau merchant yang menaruh barang dagangan mereka di sana. Sebagai contoh nyata, seorang pengusaha lokal bernama Vladimir Zakurdaev melaporkan bahwa dirinya kehilangan stok barang dagangan senilai sekitar US$20.000 atau setara dengan Rp356 juta akibat hancurnya fasilitas logistik Wildberries. Kehilangan sebesar ini menjadi beban berat bagi para pelaku usaha mandiri yang menggantungkan perputaran bisnis mereka pada kelancaran operasional platform e-commerce tersebut, yang kini mendadak terhenti karena kehancuran infrastruktur.

Bagaimana kondisi keuangan dan beban utang Wildberries saat ini?

Sebelum rangkaian serangan drone ini melumpuhkan sebagian operasinya, Wildberries sebenarnya sudah memikul beban finansial yang sangat berat. Perusahaan ritel terbesar di Rusia ini tercatat memiliki kewajiban utang yang menumpuk hingga lebih dari US$10 miliar atau setara dengan sekitar Rp178 triliun kepada sejumlah bank di Rusia. Dengan adanya gangguan operasional berskala besar serta lenyapnya inventaris bernilai puluhan triliun rupiah, kemampuan Wildberries untuk memenuhi kewajiban finansialnya kini berada dalam tekanan yang sangat besar dan membutuhkan solusi restrukturisasi segera.

Baca Juga

Aturan Busana Karnaval Kemerdekaan, Mengapa MUI Melarang Pria Berpakaian Wanita?

Aturan Busana Karnaval Kemerdekaan, Mengapa MUI Melarang Pria Berpakaian Wanita?

Langkah apa saja yang sedang diupayakan untuk menyelamatkan perusahaan?

Menyikapi krisis yang dihadapi oleh salah satu pilar ritel nasionalnya, pemerintah Rusia saat ini sedang mengadakan pembicaraan intensif dengan pihak Wildberries mengenai kemungkinan pemberian dukungan negara. Walau demikian, hingga saat ini belum ada keputusan akhir yang diambil terkait bentuk bantuan dari pemerintah tersebut. Di samping itu, bank-bank besar Rusia seperti Sberbank dan VTB, yang memiliki eksposur keuangan sangat besar terhadap Wildberries, dikabarkan berpotensi untuk memberikan keringanan pembayaran atau menyalurkan dukungan pembiayaan tambahan guna mencegah kebangkrutan sistemik.

Di sisi lain, Wildberries juga sedang mengupayakan rencana merger strategis dengan sebuah perusahaan periklanan yang didukung oleh oligarki Rusia, Suleyman Kerimov. Rencana penggabungan usaha ini bahkan dilaporkan telah memperoleh restu dan persetujuan langsung dari Presiden Vladimir Putin. Langkah merger ini diharapkan dapat memperkuat struktur bisnis dan membantu perusahaan keluar dari tekanan krisis finansial akibat serangan udara yang terus berlanjut.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UkrainaRusiaWildberriesSerangan Drone

Berita Terbaru Lainnya

Menanti Hasil Penyelidikan Resmi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan SumenepAturan Busana Karnaval Kemerdekaan, Mengapa MUI Melarang Pria Berpakaian Wanita?Wall Street Catat Rekor Baru, Indeks S&P 500 Melonjak 3,58 Persen dalam SepekanHarga Minyak Dunia Menguat di Tengah Kebuntuan Negosiasi Selat HormuzSpesifikasi Baru Mazda Genuine Oil untuk Mesin Skyactiv di IndonesiaStrategi Militer Taiwan Membangun Neraka Drone untuk Menghadapi Potensi InvasiPSSI Resmi Tunjuk Patrick Kluivert Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia Gantikan Shin Tae-yongTimnas Indonesia Melaju ke Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026