Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur merasakan guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 pada Kamis (3/9) dini hari. Getaran gempa yang berpusat di perairan selatan tersebut dilaporkan terasa mulai dari Pacitan hingga merembet ke kawasan Malang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa dampak guncangan dirasakan dengan tingkat intensitas berbeda di beberapa kabupaten dan kota. Di wilayah Pacitan, getaran tercatat mencapai skala intensitas MMI III, yang artinya guncangan terasa nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk yang tengah melintas.
Pakar Sebut RUU Perampasan Aset Harus Punya 'Roh' Pemberantasan Korupsi

Selain Pacitan, guncangan juga menjangkau Lumajang, Blitar, Malang, hingga Tulungagung dengan skala intensitas MMI II. Pada skala intensitas ini, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan mengakibatkan benda-benda ringan yang tergantung bergoyang pelan.
Berdasarkan data seismik BMKG, gempa bumi tersebut terjadi persis pada pukul 03.52 WIB. Pusat gempa berlokasi di laut pada jarak 94 kilometer arah selatan Pacitan, dengan titik koordinat 9,00 Lintang Selatan (LS) dan 111,28 Bujur Timur (BT).
34 Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan MBG Masih Dirawat di RS

BMKG juga mencatat bahwa hiposentrum atau kedalaman pusat gempa berada pada 10 kilometer di bawah permukaan laut.






