berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Teknologi

Gemini Robotics 2 Hadirkan Era Baru Kendali Robot Berbasis Kecerdasan Buatan

Ance RundenganDiterbitkan 4 Agu 2026 - 06.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gemini Robotics 2 Hadirkan Era Baru Kendali Robot Berbasis Kecerdasan Buatan
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pengembangan teknologi robotika kini memasuki babak baru seiring dengan langkah Google memperkenalkan Gemini Robotics 2. Ini merupakan generasi terbaru model kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk membuat robot bergerak dan berpikir secara lebih pintar. Melalui pembaruan ini, robot diharapkan tidak lagi hanya bekerja berdasarkan baris kode pemrograman yang kaku, melainkan mampu memahami lingkungan sekitar dan mengambil keputusan secara mandiri di dunia nyata.

Apa perbedaan utama Gemini Robotics 2 dengan sistem kendali robot konvensional?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
Sistem robot tradisional biasanya membutuhkan pemrograman instruksi yang sangat spesifik untuk setiap gerakan kecil. Gemini Robotics 2 mengubah pendekatan ini dengan menawarkan kontrol tubuh penuh serta ketangkasan tangan yang jauh lebih baik. Sebagai model utama yang berbasis vision-language-action (VLA), sistem ini mampu menerjemahkan masukan berupa gambar dan bahasa secara langsung menjadi gerakan robot. Dengan kemampuan tersebut, robot dapat memahami instruksi manusia lalu mengubahnya ke dalam aksi fisik tanpa perlu diprogram secara khusus untuk setiap skenario baru.

Apa saja tiga varian model yang disediakan oleh Google?

Baca Juga

Ibunda Ivanka Slank Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Ibunda Ivanka Slank Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Google membagi teknologi ini ke dalam tiga model dengan fungsi yang berbeda demi memenuhi kebutuhan operasional yang bervariasi. Pertama, Gemini Robotics 2 yang berfungsi sebagai model utama VLA untuk memproses masukan visual dan bahasa menjadi gerakan motorik secara langsung. Kedua, Gemini Robotics ER 2 yang bertindak sebagai model penalaran. Model ini berfungsi layaknya otak robot untuk menganalisis lingkungan sekitar, merencanakan langkah-langkah kerja, berkomunikasi dengan manusia, serta mengoordinasikan tugas. Model ER 2 ini dirancang untuk menangani pekerjaan yang membutuhkan ratusan keputusan sekaligus mengoreksi kesalahan langkah secara otomatis. Ketiga, Gemini Robotics On-Device 2 yang dapat dijalankan langsung pada perangkat robot tanpa memerlukan koneksi internet. Model ini memiliki keunggulan karena mampu menyesuaikan diri dengan desain fisik robot baru hanya dalam hitungan jam lewat pelatihan yang memanfaatkan kurang dari 200 contoh data.

Bagaimana performa model ini saat diterapkan pada robot humanoid?

Kemampuan Gemini Robotics 2 telah didemonstrasikan menggunakan robot humanoid Apollo 2 buatan Apptronik. Dalam uji coba tersebut, robot mampu berjalan, membungkuk, meraih benda, dan memindahkannya ke tempat tujuan. Sebagai contoh, saat diberikan perintah untuk memindahkan alat penyiram tanaman ke rak bagian bawah, robot Apollo 2 dapat berjalan menuju meja, mengambil alat penyiram tersebut, dan meletakkannya di posisi yang diminta tanpa adanya pemrograman khusus. Selain tugas navigasi dasar, model ini juga memungkinkan robot melakukan pekerjaan dengan tingkat presisi tinggi. Robot kini dapat melakukan tugas motorik halus seperti mengikat simpul tali, menutup kantong ziplock, hingga menyusun barang di dalam wadah dengan rapat. Tidak hanya itu, sistem ini mendukung kolaborasi multi-robot, di mana beberapa robot dapat saling berkomunikasi dan membagi tugas untuk menyelesaikan pekerjaan rumit yang sulit dikerjakan sendirian.

Bagaimana Google mengatasi isu keselamatan dan keterbatasan operasional robot?

Baca Juga

Wisuda Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dan Dorongan Menjadi Wirausaha di Era Kecerdasan Buatan

Wisuda Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dan Dorongan Menjadi Wirausaha di Era Kecerdasan Buatan

Meskipun kemampuan robot meningkat pesat, Google tetap menjadikan aspek keselamatan sebagai prioritas. Perusahaan memperkenalkan tolok ukur baru yang dinamakan ASIMOV-Agentic untuk menguji sejauh mana robot mampu menolak perintah yang dinilai berbahaya, mengenali keterbatasannya sendiri, serta meminta bantuan manusia ketika menemui situasi yang tidak pasti. Dari sisi keselamatan fisik, sistem ini juga dilengkapi dengan fitur yang akan menghentikan pergerakan robot secara otomatis jika ada seseorang yang berada terlalu dekat untuk menekan risiko kecelakaan.

Bagaimana cara mengakses Gemini Robotics 2 saat ini?

Google menerapkan metode ketersediaan yang berbeda untuk masing-masing modelnya. Untuk model penalaran Gemini Robotics ER 2, pengembang sudah bisa mengaksesnya melalui Google AI Studio, serta dalam tahap private preview di Gemini Enterprise Agent Platform. Sementara itu, untuk model utama Gemini Robotics 2 dan Gemini Robotics On-Device 2, ketersediaannya saat ini masih dibatasi hanya untuk para mitra Google yang telah mendapatkan akses awal.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kecerdasan BuatanGoogleGemini Robotics 2Robotika

Berita Terbaru Lainnya

Menakar Cadangan Pangan Nasional Menggunakan Data BPS Semester I 2026Penyebab Laba Produsen Indomie ICBP Menyusut di Tengah Pertumbuhan PenjualanIHSG Sesi Pertama Stagnan di Level 6.234IHSG Melemah Tipis di Sesi Pertama di Tengah Tekanan Pasar RegionalKemenhub Batasi Biaya Tambahan Tiket Pesawat Maksimal 30 Persen Pascapenurunan Harga AvturImpor Migas Indonesia Naik 38,71 Persen pada Semester I 2026Ibunda Ivanka Slank Meninggal Dunia, Dimakamkan di TPU Tanah KusirPJT I Resmi Sesuaikan Akses Mobil di Puncak Bendungan Lahor Pukul 04.00-22.00 WIB

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kriminal

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

3 Agu 2026

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

Ekonomi

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

3 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatKriminal 路 3 Agu 2026
  5. 5Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026Ekonomi 路 3 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap