Pengembangan kawasan komersial terintegrasi terus diperkuat guna menopang aktivitas bisnis dan gaya hidup masyarakat perkotaan. Salah satu proyek yang tengah dikembangkan secara intensif adalah kawasan Manhattan District di Gading Serpong, Tangerang Selatan, oleh pengembang properti Paramount Land.
Kawasan komersial seluas 22 hektare tersebut dipersiapkan sebagai sentra bisnis, kuliner, dan gaya hidup terpadu. Berlokasi di Tangerang Selatan, area ini memiliki konektivitas langsung dengan DKI Jakarta serta dikelilingi oleh lingkungan kawasan hunian di sekitarnya.
Penguatan Ekosistem Komersial
Managing Director Paramount Land, Chrissandy Dave Winata, menyatakan rasa optimistisnya terhadap keberlanjutan dan prospek pengembangan Manhattan District di Gading Serpong. Menurutnya, Paramount Land berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem komersial di kawasan tersebut agar mampu melayani kebutuhan masyarakat sekitar maupun pengunjung dari berbagai wilayah.
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.541 pada Akhir Pekan, 453 Saham Merah

Langkah penguatan ekosistem dilakukan dengan mengintegrasikan pusat bisnis, ragam kuliner, dan fasilitas gaya hidup di dalam satu kawasan yang menyatu dengan lingkungan perumahan. Keberadaan kawasan hunian di sekeliling Manhattan District menjadi basis pasar yang kuat bagi aktivitas komersial yang beroperasi di dalamnya.
Manfaat bagi Seluruh Pemangku Kepentingan
Potensi kawasan komersial terintegrasi ini turut memperoleh apresiasi dari kalangan praktisi manajemen properti. Head of Property and Asset Management JLL Indonesia, Naomi Patandungan, menilai bahwa konsep kawasan terintegrasi seperti Manhattan District menghadirkan nilai tambah yang seimbang bagi semua pihak yang terlibat.
Imbas Konflik dengan Iran, AS Bakal Jatuhkan Sanksi ke Bank Besar Pekan Depan

Naomi menjelaskan bahwa pusat komersial yang dirancang secara terpadu mampu menciptakan dampak positif bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders). Keberadaan fasilitas yang saling mendukung dinilai memberikan keuntungan bagi para pelaku usaha atau pebisnis yang membuka operasional, para pelanggan yang memperoleh kemudahan akses dan kenyamanan fasilitas, hingga pengembang properti yang membangun kawasan tersebut.
Ulasan komprehensif mengenai pengembangan dan potensi bisnis kawasan Manhattan District seluas 22 hektare ini dibahas secara mendalam dalam dialog program Property Point di CNBC Indonesia, yang dipandu oleh presenter Serliana Salsabila bersama Chrissandy Dave Winata dan Naomi Patandungan.






