Pemerintah kembali memperpanjang penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 24.00 WIB menyusul sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memantau langsung kondisi dan pergerakan sebaran abu vulkanik tersebut di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta.
Keterangan perpanjangan operasional tersebut disampaikan secara langsung oleh Menhub Dudy Purwagandhi di Posko Terpadu Terminal 1B Bandara Soekarno-Hatta. Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan data dan laporan cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan informasi dari BMKG per jam 5 lewat, pergerakan angin yang membawa partikel debu vulkanik mengalami perubahan arah. Kondisi angin yang semula bertiup mengarah ke Barat pada siang hari, kemudian bergeser menuju arah Timur dengan kecepatan 5 knot. Menhub menegaskan bahwa keputusan untuk memperpanjang penutupan bandara hingga pukul 24.00 WIB semata-mata dilakukan demi memastikan faktor keamanan dan keselamatan penerbangan serta penumpang.
Instruksi Kapolri Terkait Erupsi Gunung Anak Krakatau, Jajaran Diminta Siaga I Bantu Warga

Arahan dan Imbauan Presiden Prabowo Subianto
Menanggapi erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan terus meningkatkan kewaspadaan. Imbauan resmi tersebut disampaikan Presiden melalui akun @presidenrepublikindonesia pada Minggu (6/9/2026), yang ditujukan terutama bagi masyarakat di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda.
Presiden Prabowo meminta masyarakat untuk senantiasa mengikuti arahan dari petugas di lapangan dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Selain itu, Presiden telah memerintahkan jajaran kementerian dan lembaga terkait, meliputi BNPB, BMKG, TNI, Polri, pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, hingga Kementerian Perhubungan, untuk terus memantau perkembangan situasi, memastikan kesiapsiagaan berjalan maksimal, serta menyalurkan perlindungan dan bantuan yang diperlukan bagi masyarakat.
Sekolah Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Diizinkan Terapkan PJJ

Khusus bagi warga di area yang terdampak sebaran abu vulkanik, Presiden Prabowo mengimbau pentingnya menjaga kesehatan dengan mengenakan masker atau alat pelindung pernapasan. Warga juga diimbau membatasi atau mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi debu vulkanik cukup pekat, serta selalu mematuhi instruksi dari petugas kesehatan maupun pemerintah daerah setempat.






