berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Cara Memantau Program Kerja Pemerintah yang Berorientasi pada Rakyat

Sri NugrohoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 07.43 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memantau Program Kerja Pemerintah yang Berorientasi pada Rakyat
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus berupaya menjalankan program-program yang berfokus pada kepentingan masyarakat luas. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa seluruh kerja pemerintahan saat ini murni berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan sekadar mengejar hasil survei tertentu. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prasetyo saat menjawab pertanyaan wartawan di dalam gerbong Kereta Api (KA) Nusantara Explorer. Momen ini terjadi ketika ia sedang dalam perjalanan darat menuju Jakarta dari Batang, Jawa Tengah, pada hari Kamis malam, 30 Juli. Bagi masyarakat yang ingin mengawal dan memahami arah kebijakan pemerintah, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah pertama untuk memahami arah kerja pemerintah adalah dengan meninjau kembali janji-janji kampanye yang pernah disampaikan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Prasetyo Hadi, yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Presiden RI, menjelaskan bahwa program-program pemerintah saat ini merupakan tindak lanjut langsung dari janji-janji kampanye Presiden Prabowo. Oleh karena itu, publik dapat menjadikan janji kampanye tersebut sebagai acuan utama dalam menilai kinerja pemerintahan, mengingat fokus utamanya adalah merealisasikan program yang berdampak langsung pada kehidupan rakyat di berbagai daerah.

Langkah kedua adalah memantau pencapaian target nasional di sektor-sektor strategis secara berkala. Pemerintah saat ini sedang bekerja keras untuk mencapai berbagai tujuan nasional yang mencakup kemajuan, kesejahteraan, serta kemandirian di berbagai bidang esensial. Beberapa sektor utama yang menjadi prioritas meliputi ketahanan pangan, kemandirian energi, pengembangan industrialisasi, dan program hilirisasi. Dengan memantau perkembangan penyediaan pangan dan energi, serta melihat sejauh mana proses industrialisasi dan hilirisasi berjalan, masyarakat dapat melihat wujud nyata dari kerja pemerintah yang berorientasi pada kemandirian bangsa.

Baca Juga

Dilema Kesejahteraan dan Integritas Hakim, Memahami Sistem Pengawasan Etik di Indonesia

Dilema Kesejahteraan dan Integritas Hakim, Memahami Sistem Pengawasan Etik di Indonesia

Langkah ketiga adalah menyikapi hasil survei kepuasan publik secara bijak dan proporsional sebagai data tambahan. Sebagai contoh, lembaga Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menerbitkan hasil survei terkait tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah pada pekan terakhir Juli 2026. Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, merilis hasil survei tersebut pada hari Minggu, 26 Juli. Data dari survei itu menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah mencapai 51,1 persen. Dari angka keseluruhan tersebut, sebanyak 4,8 persen responden menyatakan sangat puas, sementara 46,3 persen lainnya menyatakan cukup puas dengan kinerja yang telah ditunjukkan.

Langkah keempat dalam mengevaluasi informasi adalah dengan menelaah metodologi di balik sebuah rilis survei. Survei SMRC tersebut digelar pada periode 5 hingga 19 Juli 2026. Untuk mendapatkan gambaran yang akurat mengenai keterwakilan data, publik perlu mengetahui bahwa total responden survei ini berjumlah 749 orang. Seluruh responden merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih. Pengumpulan data dilakukan melalui dua metode, yaitu wawancara via telepon sebanyak 83,8 persen dan wawancara tatap muka sebanyak 16,2 persen. Selain itu, penting untuk memperhatikan bahwa margin of error dari hasil survei tersebut sebesar kurang lebih 3,7 persen.

Baca Juga

Cara Memantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Pelni dan Jasindo di KPK

Cara Memantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Pelni dan Jasindo di KPK

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, publik dapat lebih komprehensif dalam menilai kinerja pemerintahan. Mengamati realisasi janji kampanye Pilpres 2024 pada sektor pangan, energi, industrialisasi, dan hilirisasi memberikan gambaran yang lebih utuh daripada sekadar melihat fluktuasi angka kepuasan publik. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi, pemerintah tidak bekerja untuk mengejar hasil survei tertentu, melainkan untuk memastikan bahwa seluruh program yang dijalankan benar-benar membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoSMRCKebijakan PublikPrasetyo HadiKinerja Pemerintah

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Kronologi dan Motif Kasus Pembunuhan di Kos Grogol PetamburanDilema Kesejahteraan dan Integritas Hakim, Memahami Sistem Pengawasan Etik di IndonesiaBursa Saham Asia Menguat, Indeks Kospi Melonjak Ditopang Sektor TeknologiMengantisipasi Fluktuasi Nilai Tukar Saat Rupiah Menguat ke Posisi Rp18.040Faktor Penggerak IHSG dan Dinamika Ekonomi Global di Balik Level 6.200Proyeksi Harga Bitcoin Menuju Kapitalisasi Pasar US$2,5 Triliun dalam Tiga TahunCara Memantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Asuransi Pelni dan Jasindo di KPKHasil Investigasi Kemenkes Terkait Meninggalnya Dokter Magang di Kalibata

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Memahami Kronologi dan Motif Kasus Pembunuhan di Kos Grogol Petamburan

Kriminal

Memahami Kronologi dan Motif Kasus Pembunuhan di Kos Grogol Petamburan

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap