berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Bisnis

Cara Memahami dan Mengantisipasi Rencana Pengurangan Rapat Kebijakan Moneter The Fed

Slamet PrabowoDiterbitkan 3 Agu 2026 - 07.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memahami dan Mengantisipasi Rencana Pengurangan Rapat Kebijakan Moneter The Fed
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Rencana perubahan besar tengah membayangi bank sentral Amerika Serikat, yakni Federal Reserve atau yang lebih dikenal dengan sebutan The Fed. Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk mengurangi frekuensi rapat kebijakan moneter terjadwal. Kevin Warsh sendiri baru saja diresmikan sebagai Ketua Federal Reserve setelah upacara pelantikannya yang berlangsung di East Room, Gedung Putih, Washington, DC, pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Usulan mengenai pengurangan frekuensi pertemuan ini dilaporkan telah disampaikan langsung oleh Warsh dalam sebuah pertemuan Federal Open Market Committee atau FOMC

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
. Bagi pihak-pihak yang memantau pergerakan ekonomi, penting untuk mengetahui langkah-langkah dalam memahami dan mengantisipasi rencana perubahan dari bank sentral Amerika Serikat ini. Berikut adalah panduan yang dapat diperhatikan.

Langkah pertama adalah memahami aturan dasar dan frekuensi rapat minimum yang berlaku di FOMC saat ini. Pada praktiknya saat ini, para pejabat Federal Reserve menggelar delapan kali rapat terjadwal selama setahun. Masing-masing rapat tersebut berlangsung selama dua hari dan selalu diakhiri dengan pengumuman keputusan suku bunga. Namun, berdasarkan aturan resmi FOMC, komite sebenarnya hanya diwajibkan untuk menggelar sedikitnya empat kali rapat setiap tahun di Washington. Dalam sidang konfirmasi di Senat pada bulan April lalu, Warsh sempat menyatakan bahwa aturan memang hanya mewajibkan minimal empat kali rapat dalam setahun. Ia juga menyatakan bahwa empat pertemuan dalam setahun sebenarnya tidak mencukupi, meskipun saat ini ia justru mengusulkan adanya pengurangan frekuensi dari delapan rapat yang biasa dilakukan.

Langkah kedua adalah tetap memantau jadwal rapat yang sudah ditetapkan secara resmi untuk sisa tahun 2026. Perubahan jadwal rapat ini dipastikan tidak akan terjadi secara mendadak pada tahun ini. Federal Reserve telah menetapkan jadwal rapat untuk sisa tahun 2026, yang akan diselenggarakan pada bulan September, Oktober, dan Desember. Sebagai catatan penting mengenai keputusan terbaru, pada hari Rabu, 30 Juli lalu, suku bunga acuan Amerika Serikat diputuskan untuk tetap dipertahankan. Keputusan ini diambil setelah melalui proses pemungutan suara di dalam FOMC dengan hasil akhir 9 berbanding 3. Jadwal sisa tahun ini akan menjadi masa transisi sebelum kemungkinan adanya perubahan jadwal pada tahun 2027 dan seterusnya, yang mana Warsh menyatakan bahwa dirinya belum mulai menyusun jadwal rapat untuk tahun tersebut.

Baca Juga

Penyebab dan Dampak Mati Listrik di Sebagian Jakarta dan Tangerang Selatan

Penyebab dan Dampak Mati Listrik di Sebagian Jakarta dan Tangerang Selatan

Langkah ketiga adalah mencermati sinyal perubahan kebijakan lain yang sedang digodok oleh kepemimpinan Kevin Warsh. Sejak mulai menjabat sebagai Ketua The Fed pada bulan Mei lalu, Warsh telah memberikan sejumlah sinyal mengenai potensi perubahan dalam tubuh bank sentral. Salah satu perubahan yang dipertimbangkan adalah kemungkinan untuk mengurangi jumlah konferensi pers yang biasanya digelar setelah pengumuman kebijakan moneter. Selain itu, Warsh juga telah membentuk lima gugus tugas khusus. Lima gugus tugas ini dibentuk untuk mengkaji berbagai perubahan dalam pelaksanaan kebijakan moneter, mulai dari strategi komunikasi, penggunaan data, hingga pengelolaan neraca keuangan The Fed.

Langkah keempat adalah mengantisipasi kemungkinan adanya rapat darurat di luar jadwal resmi yang telah ditetapkan. Meskipun frekuensi rapat terjadwal nantinya jadi dikurangi, sistem operasional The Fed tetap memungkinkan adanya pertemuan mendadak jika terjadi kondisi tertentu. Federal Reserve diketahui pernah mengadakan rapat darurat pada saat awal terjadinya pandemi COVID-19 pada tahun 2020 lalu. Berdasarkan aturan yang berlaku, rapat FOMC dapat diselenggarakan atas panggilan langsung dari Ketua Dewan Gubernur atau atas permintaan dari sedikitnya tiga anggota komite.

Baca Juga

Tindakan Hukum dan Pelaporan Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Media Sosial

Tindakan Hukum dan Pelaporan Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Media Sosial

Langkah kelima adalah memahami struktur keanggotaan komite yang akan mengambil keputusan-keputusan penting tersebut. Komite penentu suku bunga The Fed ini beranggotakan 12 orang. Keanggotaan tersebut terdiri dari tujuh anggota Dewan Gubernur di Washington, yang tentunya termasuk Kevin Warsh sendiri. Selain itu, struktur ini juga melibatkan Presiden Federal Reserve Bank of New York, yang memiliki peran penting dengan menjabat sebagai wakil ketua FOMC. Memahami siapa saja pihak yang terlibat akan membantu dalam memetakan arah kebijakan moneter ke depan.

Langkah terakhir adalah menyikapi dinamika dan ketidakpastian ini dengan terus menunggu pernyataan resmi berikutnya. Hingga saat ini, rencana pengurangan rapat tersebut masih berupa usulan dan belum ada konfirmasi lebih lanjut. Seorang juru bicara untuk Federal Reserve bahkan menolak untuk memberikan komentar terkait usulan yang diajukan oleh Warsh tersebut. Oleh karena itu, memantau pengumuman resmi secara berkala adalah satu-satunya cara paling akurat untuk mengantisipasi setiap perubahan kebijakan yang akan diterapkan oleh bank sentral Amerika Serikat di masa mendatang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

The FedSuku BungaFOMCKevin WarshKebijakan Moneter

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Memantau Pembaruan Layanan Saat Listrik Padam di Wilayah JakartaPanduan Menghadapi Tren Utang Pinjol di Indonesia dan Cara Menghindari Modus Penipuan IlegalCara Mengelola Bisnis Hotel di Tengah Ketidakpastian Ekonomi dan Suku Bunga TinggiMemahami Dinamika Net Buy Asing dan Pergerakan IHSG pada Akhir Juli 2026Penyebab dan Dampak Mati Listrik di Sebagian Jakarta dan Tangerang SelatanTindakan Hukum dan Pelaporan Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Media SosialPenyebab Mati Listrik di Jakarta dan Tangerang Selatan Akibat Gangguan Sistem TransmisiMengoptimalkan Potensi Daerah dalam Ajang Pameran Pembangunan Nasional

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasNasional 路 2 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap