Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bangkit tajam pada perdagangan Kamis (27/8/2026) siang. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per pukul 13.53 WIB, IHSG melesat 88,86 poin atau 1,39% ke posisi 6.494,55, mendekati kembali level psikologis 6.500.
Penguatan signifikan ini menjadi momentum pembalikan arah (rebound) setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, Rabu (26/8/2026), indeks ditutup anjlok 1,48% atau 95,98 poin ke level 6.405,69. Pada pembukaan sesi hari ini, IHSG sempat berada di posisi 6.390,35 dan bergerak pada rentang harian 6.376,65 hingga level tertingginya di 6.494,55.
Dominasi sentimen positif tecermin dari pergerakan harga saham secara luas. Sebanyak 529 saham menguat, 137 saham melemah, dan 297 saham bergerak stagnan. Aktivitas transaksi di pasar modal telah mencapai volume 19,96 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp7,66 triliun melalui 1,21 juta kali frekuensi perdagangan.
Festival DEB Pertamina 2026 Dorong Energi Terbarukan Jadi Motor Ekonomi Desa

Di tengah reli indeks, investor asing tercatat masih membukukan aksi jual bersih (net sell). Data Stockbit Sekuritas hingga akhir sesi I menunjukkan total beli asing sebesar Rp1,67 triliun dan aksi jual Rp1,94 triliun, sehingga menorehkan net sell sebesar Rp264,31 miliar di seluruh pasar.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi yang paling banyak dilepas pemodal luar negeri dengan nilai net sell mencapai Rp145,98 miliar, disusul oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan nilai jual bersih Rp127,57 miliar.
HIPPI Jakarta Barat Dorong Kemitraan Pengusaha Lokal dengan BUMN dan BUMD

Sebaliknya, saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) memimpin akumulasi beli asing dengan catatan net buy Rp28,42 miliar. Arus masuk dana asing juga terpantau mengalir ke saham PT Timah (Persero) Tbk (TINS) sebesar Rp21,18 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp11,42 miliar, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) Rp11,37 miliar, serta PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) senilai Rp10,56 miliar.






