berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

BNPB Tabur 5,6 Ton Garam Pancing Hujan di Titik Kebakaran Hutan

Bambang SetiawanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.00 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BNPB Tabur 5,6 Ton Garam Pancing Hujan di Titik Kebakaran Hutan
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menaburkan 5.600 kilogram atau 5,6 ton garam (NaCl) untuk memancing hujan buatan di sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Upaya penyemaian awan tersebut difokuskan di beberapa provinsi. Di Riau, tim gabungan menggelar dua sorti penerbangan dengan menebar 2.000 kilogram garam, langkah serupa juga diterapkan di wilayah Jambi. Sementara itu, operasi di Kalimantan Barat dilaksanakan sebanyak satu sorti dengan menaburkan 800 kilogram NaCl, serta satu sorti tambahan dijalankan di kawasan Lampung.

Operasi teknologi modifikasi cuaca ini mulai membuahkan hasil. Hujan berintensitas ringan hingga lebat dilaporkan mulai turun mengguyur sejumlah titik di Riau, Jambi, dan Lampung, sehingga membantu meredam potensi perluasan api.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Meski demikian, teknik pemancingan hujan belum bisa diterapkan secara merata di seluruh wilayah rawan. Operasi modifikasi cuaca di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah saat ini belum dapat dilakukan karena ketiadaan data potensi bibit awan di atmosfer setempat.

Penanganan Darat dan Udara di Sumatera Selatan

Untuk daerah yang belum memungkinkan dilakukan modifikasi cuaca, penanganan karhutla bertumpu pada kolaborasi intensif antara satgas darat dan satgas udara. Helikopter pemadam (water bombing) terus diterjunkan menyiramkan air langsung ke titik panas, sedangkan satgas darat mengandalkan jalur kanalisasi dan pembuatan sumur bor guna menjamin pasokan air pemadaman di lapangan.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Kondisi di Sumatera Selatan menjadi salah satu perhatian utama menyusul rapat koordinasi lapangan antara Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB. Berdasarkan data per 29 Agustus 2026, tercatat sebanyak 11 titik api melanda lahan seluas 60 hektare di wilayah tersebut. Dari luasan tersebut, 15 hektare telah berhasil dipadamkan, sementara 45 hektare sisanya masih dalam penanganan aktif.

Menghadapi sisa titik api tersebut, BNPB bersama pemerintah daerah setempat bergerak memperkuat satgas darat dengan menambah jumlah personel serta menyalurkan perlengkapan pemadaman tambahan.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaBNPBkebakaran hutanmodifikasi cuaca

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap