Platform perdagangan aset kripto Bittime mencatat pergerakan positif harga Bitcoin yang didorong oleh respons pelaku pasar terhadap dinamika regulasi di Amerika Serikat. Dalam sepekan terakhir, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut mengalami lonjakan harga hingga 24,3 persen.
Berdasarkan data CoinMarketCap per Senin (24/8/2026), harga Bitcoin diperdagangkan di kisaran 79.000 dolar AS. Posisi tersebut mencerminkan kenaikan harian sebesar 3,72 persen dalam 24 jam terakhir dan penguatan kumulatif sekitar 24,31 persen sepanjang pekan.
Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn menyampaikan bahwa kabar baik seputar kerangka hukum menjadi pemicu utama pulihnya minat beli investor. Penguatan harga kali ini berlangsung seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pembahasan rancangan undang-undang CLARITY Act di Amerika Serikat, yang sebelumnya sempat didorong oleh Presiden Donald Trump agar segera disahkan oleh Kongres.
Bahlil Sebut Perusahaan Asal Rusia Rusal Bakal Bangun Pabrik Pemurnian Bauksit di Kalimantan

Regulasi CLARITY Act dinilai krusial bagi industri kripto global karena dirancang untuk memberi kepastian hukum mengenai klasifikasi aset digital. Aturan ini juga memuat pembagian wewenang yang lebih tegas antara Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) serta Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC).
Kendati sentimen pasar bergerak optimistis seiring proses pembahasan undang-undang yang masih berjalan di Kongres AS, Ryan mengingatkan para pelaku pasar untuk tetap bersikap rasional dan berhati-hati.
Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

Menurutnya, lonjakan harga Bitcoin membuktikan bahwa sentimen pasar bisa berbalik cepat ketika ada perkembangan regulasi yang menjanjikan. Meski demikian, investor diimbau memperhatikan kondisi pasar secara menyeluruh karena tingkat volatilitas aset kripto masih tergolong tinggi.
Selain menunggu kepastian akhir mengenai regulasi di AS, pelaku pasar aset digital saat ini juga terus memantau arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral AS (The Fed) serta dinamika ekonomi global yang dinilai tetap membayangi pergerakan instrumen berisiko.






