berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 T, Kredit Harus Mengalir ke UMKM

Yolanda RumbayanDiterbitkan 4 Sep 2026 - 01.03 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 T, Kredit Harus Mengalir ke UMKM
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Bank Indonesia terus memperkuat pasokan likuiditas ke sektor perbankan demi mendorong penyaluran pembiayaan ke sektor riil, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor prioritas. Hingga awal Agustus 2026, total insentif likuiditas yang telah dikucurkan kepada perbankan menembus Rp446,5 triliun, atau setara dengan 5,02 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK).

Langkah tersebut ditempuh melalui penyempurnaan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Bank sentral menaikkan batas insentif KLM dari 5,5 persen menjadi 6 persen mulai September 2026, dengan harapan likuiditas yang melimpah tidak hanya mengendap di sistem keuangan, melainkan bertransmisi menjadi kredit produktif.

Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan bahwa penguatan transmisi likuiditas ini dijalankan lewat sinergi lintas lembaga. Pertumbuhan kredit perbankan saat ini tercatat berlangsung baik di kelompok bank Badan Usaha Milik Negara (Himbara) maupun bank swasta nasional.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Menjawab Tantangan Undisbursed Loan dan Permintaan Kredit

Kendati likuiditas perbankan tergolong longgar, tantangan intermediasi masih membayangi. Di lapangan, ruang ekspansi pembiayaan masih sangat terbuka mengingat tingginya nilai fasilitas pinjaman yang belum ditarik oleh debitur (undisbursed loan).

Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan intermediasi tidak cukup hanya mengandalkan pasokan likuiditas dari regulator. Perbankan dan pemangku kepentingan perlu mendorong dunia usaha agar kembali aktif meningkatkan permintaan pembiayaan.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa perluasan akses kredit UMKM menuntut kolaborasi erat antaranggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), industri perbankan, dan para pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menilai fundamental industri perbankan nasional tetap kokoh. Ketahanan tersebut terlihat dari tingkat permodalan yang kuat, risiko kredit yang terjaga rendah, serta pertumbuhan simpanan nasabah.

Untuk menjaga stabilitas biaya dana perbankan, LPS mengoptimalkan instrumen Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) guna memelihara disiplin pasar. Pergerakan TBP disesuaikan secara berkala mengikuti dinamika suku bunga pasar agar beban biaya dana bank tetap terkendali dalam mendukung penyaluran kredit.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaOJKKredit UMKM

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap