Dunia akademik dan pemikiran politik tanah air berduka atas wafatnya Airlangga Pribadi Kusman pada Rabu (9/9). Pengajar sekaligus analis politik yang akrab disapa Mas Angga tersebut mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 13.35 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.
Kabar berpulangnya Airlangga dikonfirmasi langsung oleh rekan sejawatnya di Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga, Kris Nugroho. Berdasarkan informasi keluarga dan kerabat, rumah duka almarhum berada di kawasan Villa Inti Persada Blok D3 No. 4, Pamulang.
Pemerkosaan & Pembunuhan Banyuasin, 5 Tahun Sandiwara Pelaku Terkuak

Semasa hidupnya, Airlangga mengabdi sebagai dosen di Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Airlangga. Sosoknya dikenal luas oleh publik dan kalangan akademisi melalui berbagai pemikiran kritis serta tulisan yang membedah dinamika politik Indonesia, perkembangan demokrasi, hingga pergulatan relasi kekuasaan.
KPPG Medan soal Siswi Keracunan MBG Hilang Ingatan, Bisa Komunikasi

Salah satu karya penting yang ditinggalkannya adalah buku bertajuk The Vortex of Power: Intellectuals and Politics in Indonesia's Post-Authoritarian Era. Karya literatur tersebut mendokumentasikan serta menganalisis peran kaum intelektual dan pergeseran relasi kekuasaan dalam panggung politik Indonesia setelah runtuhnya rezim otoritarian.






