Penyaluran bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini telah mencapai sekitar 1.954 ton hingga Minggu (30/8/2026). Dari akumulasi pasokan yang terus mengalir sejak pertengahan bulan, percepatan distribusi udara hari ini menyalurkan tambahan sebanyak 21 ton langsung ke wilayah terdampak.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pos Dukungan Logistik Nasional (Posdukiloganas) Halim Perdanakusuma, total logistik yang terhimpun sejak 15 hingga 30 Agustus 2026 mencapai 1.985.736 kilogram atau sekitar 1.986 ton dari 139 donatur. Dari keseluruhan muatan tersebut, sebanyak 1.953.849 kilogram atau sekitar 98,39 persen telah rampung disalurkan ke berbagai titik pengungsian.
IKN Siaga 1! Api Kebakaran di 319 Hektare Lahan Belum Padam

Pada Minggu (30/8), distribusi harian mencatatkan pengiriman 21.065 kilogram bantuan menggunakan pesawat TNI AU dalam satu sortie penerbangan menuju Labuan Bajo. Muatan yang tiba meliputi beras, paket sembako, mi instan, air mineral, obat-obatan, serta perlengkapan spesifik bagi bayi dan kebutuhan perempuan. Pada hari yang sama, posko logistik juga menerima tambahan pasokan masuk sebesar 6.553 kilogram dari lima donatur.
Percepatan distribusi logistik ini terus dipacu mengingat dua pekan pascagempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang NTT, sebanyak 188.161 warga masih bertahan di pengungsian. Untuk memastikan penanganan berjalan merata, BNPB telah melakukan pemetaan udara guna memantau sebaran dampak bencana secara langsung.
Kejagung Gelar Rakor Bareng Kortas hingga KPK, Febrie Segera Disidang

Aliran bantuan juga diperkuat oleh berbagai instansi dan pemerintah daerah. Menteri PPPA Arifah Fauzi menyerahkan bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak, sementara Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyalurkan santunan Rp305 juta bagi guru dan murid terdampak. Selain pengiriman logistik pangan via udara oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke Manggarai Barat, Polda Riau bersama Bhayangkari Daerah Riau mengirimkan sekitar 60 ton bantuan, serta Pemprov Sumatera Barat mendistribusikan 2,1 ton rendang langsung ke Labuan Bajo dan Manggarai.






