Aksi pelepasan saham berskala besar terjadi pada PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI). Pemegang saham asing perseroan, Beauty Brands International Pte Ltd, resmi mendivestasikan seluruh kepemilikan sahamnya dalam transaksi bernilai sekitar Rp1,25 triliun pada perdagangan Kamis (10/9/2026).
Berdasarkan data keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan asal Singapura tersebut melepas sebanyak 1,677 miliar lembar saham atau setara 25 persen dari total saham VICI. Seluruh porsi saham dilepas pada harga Rp747 per saham, dengan tujuan transaksi yang tercatat sebagai penjualan saham.
Dengan transaksi ini, kepemilikan Beauty Brands International di emiten manufaktur produk kosmetik dan perawatan tubuh tersebut kini bersisa nihil.
Tepatkah Pembukaan Rekening Bank untuk 200 Juta Warga?

Sukses Sejati Sejahtera Pertegas Pengendalian
Pihak yang menyerap seluruh saham yang dilepas oleh investor asing tersebut adalah pemegang saham pengendali perseroan, Sukses Sejati Sejahtera. Pada hari yang sama, entitas ini melaporkan pembelian 1,677 miliar saham VICI di harga Rp747 per saham untuk tujuan investasi.
Dalam laporan kepemilikan saham, Sukses Sejati Sejahtera juga tercatat sebagai pihak yang merupakan anggota Direksi VICI. Pembelian bernilai Rp1,25 triliun ini mendongkrak porsi kepemilikan Sukses Sejati Sejahtera secara signifikan, dari semula 4,021 miliar saham (59,95 persen) menjadi 5,698 miliar saham atau setara 84,95 persen.
Melalui aksi akumulasi tersebut, Sukses Sejati Sejahtera menegaskan kembali statusnya sebagai pengendali VICI dan menyatakan komitmennya untuk mempertahankan pengendalian atas perseroan ke depan.
Rak Besi Turun Harga Jadi Rp 879 Ribu di Transmart Full Day Sale

Dampak Transaksi terhadap Arus Modal Asing
Data transaksi pasar mencatat perpindahan kepemilikan tersebut melibatkan 16,77 juta lot saham VICI pada harga rata-rata Rp747 per lembar saham.
Keluarnya entitas asal Singapura ini turut memberikan dampak langsung pada catatan pergerakan modal asing di bursa domestik. Transaksi divestasi VICI senilai Rp1,25 triliun mendongkrak angka penjualan bersih investor asing (net foreign sell) pada hari perdagangan tersebut hingga menyentuh Rp1,95 triliun. Tanpa memperhitungkan transaksi pelepasan VICI, aksi jual bersih asing tercatat hanya berkisar di angka Rp700 miliar.






