berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Arah Pergerakan Rupiah Usai Tembus Level Rp18.100 per Dolar AS

Slamet PrabowoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 16.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Arah Pergerakan Rupiah Usai Tembus Level Rp18.100 per Dolar AS
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjadi sorotan utama setelah melewati level psikologis tertentu pada pengujung bulan Juli. Fluktuasi yang terjadi memunculkan berbagai pertanyaan mengenai proyeksi mata uang Garuda ke depannya, terutama terkait kemungkinan nilai tukar tersebut menyentuh angka yang lebih rendah. Analis pasar uang terus memantau situasi ini dengan mempertimbangkan berbagai sentimen dari dalam maupun luar negeri. Berikut adalah rangkuman tanya jawab mengenai kondisi dan prospek nilai tukar rupiah berdasarkan pergerakan pasar baru-baru ini.

Bagaimana tren pergerakan nilai tukar rupiah pada pekan terakhir bulan Juli?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Sepanjang pekan terakhir di bulan Juli, nilai tukar rupiah berulang kali berada pada level psikologis Rp18.100 per dolar AS. Mengacu pada data perdagangan, mata uang domestik ini mengakhiri sesi pada tanggal 28 Juli di posisi Rp18.100 per dolar AS. Tren penurunan masih berlanjut pada hari berikutnya, di mana rupiah tergelincir ke posisi Rp18.108 per dolar AS pada tanggal 29 Juli. Tekanan memuncak pada tanggal 30 Juli saat rupiah menyentuh level Rp18.111 per dolar AS, yang tercatat sebagai titik terlemahnya selama pekan tersebut. Meskipun demikian, pada penutupan perdagangan hari Jumat tanggal 31 Juli, rupiah berhasil bangkit dan menguat ke level Rp18.022 per dolar AS. Penguatan di akhir pekan tersebut setara dengan kenaikan 89 poin, atau sekitar 0,49 persen jika dibandingkan dengan posisi pada hari sebelumnya.

Apa saja faktor utama yang memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah?

Baca Juga

Cara Mengevaluasi Kinerja Keuangan dan Transformasi Telkom pada Paruh Pertama 2026

Cara Mengevaluasi Kinerja Keuangan dan Transformasi Telkom pada Paruh Pertama 2026

Tekanan terhadap pergerakan rupiah saat ini didominasi oleh kondisi eksternal. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa terdapat dua faktor global utama yang memengaruhi posisi nilai tukar tersebut. Faktor pertama adalah pergerakan harga minyak dunia di pasar internasional. Sementara itu, faktor kedua berkaitan dengan prospek arah kebijakan suku bunga acuan yang akan diambil oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed). Kedua elemen global ini secara langsung memengaruhi sentimen pasar dan memberikan beban tersendiri bagi pergerakan mata uang rupiah.

Bagaimana pandangan para analis mengenai proyeksi jangka pendek rupiah?

Terdapat berbagai pandangan dari para pakar keuangan mengenai arah pergerakan mata uang ini dalam waktu dekat, khususnya mengenai potensi pelemahan lanjutan hingga ke angka Rp18.500 per dolar AS. Lukman Leong dari Doo Financial Futures memproyeksikan bahwa dalam jangka pendek, rupiah masih memiliki peluang yang cukup besar untuk bertahan dan tidak menembus level Rp18.500 per dolar AS. Di sisi lain, pengamat pasar uang Ariston Tjendra memberikan pandangan yang mengingatkan pasar untuk tetap waspada. Menurut penilaian Ariston, kemungkinan rupiah melemah lebih jauh hingga menyentuh level Rp18.500 per dolar AS masih sangat terbuka dalam dinamika pasar saat ini.

Baca Juga

IHSG Bangkit Setelah Melemah Enam Hari, Begini Peta Pergerakan Dana Asing

IHSG Bangkit Setelah Melemah Enam Hari, Begini Peta Pergerakan Dana Asing

Kondisi apa saja yang akan menentukan kecepatan pelemahan rupiah ke depannya?

Cepat atau lambatnya pergerakan rupiah menuju level yang lebih rendah akan sangat bergantung pada kombinasi sentimen domestik dan geopolitik internasional. Ariston Tjendra menegaskan bahwa kecepatan pelemahan tersebut ditentukan oleh sejauh mana pemerintah merespons isu-isu terkait program-program kerja yang saat ini tengah menjadi sorotan utama para pelaku pasar. Selain faktor kebijakan dalam negeri, situasi keamanan global turut memegang peranan krusial. Secara khusus, perkembangan situasi perang antara Iran dan Amerika Serikat menjadi indikator penting yang akan terus dipantau, karena dinamika geopolitik tersebut dapat memengaruhi arah pergerakan nilai tukar rupiah.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahDolar ASThe FedEkonomiNilai Tukar

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Penggunaan Antibiotik, Fungsi, Risiko Resistensi, dan Efek SampingPenemuan Hamparan Retakan Poligonal di Lembah Mars oleh Wahana Curiosity NASACara Mengevaluasi Kinerja Keuangan dan Transformasi Telkom pada Paruh Pertama 2026Pentingnya Sistem Proteksi Kebakaran Gedung, Pelajaran dari Insiden Hotel Pullman GrogolCara Mematuhi Aturan Penebangan Pohon di Bandung agar Usaha Terhindar dari Sanksi PenyegelanManajemen Keselamatan Gedung Bertingkat, Pelajaran dari Insiden Kebakaran Hotel Pullman Jakarta BaratDugaan Awal Penyebab Kebakaran Hotel Pullman Jakarta BaratCara Mematuhi Aturan Tebang Pohon di Bandung agar Terhindar dari Sanksi Hukum

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Nasional

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan HukumnyaHukum 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap