Perum Bulog menggelar operasi pasar atau gerakan pangan murah secara serentak di 113 titik di seluruh Indonesia. Langkah stabilisasi harga ini menyasar berbagai pasar tradisional, salah satunya Pasar Jatinegara di Jakarta Timur, guna menahan laju inflasi dan menjaga keterjangkauan harga sembako bagi masyarakat menjelang akhir tahun.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan bahwa langkah serentak ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok. Dalam pelaksanaannya, Bulog menginstruksikan lebih dari 500 pimpinan cabangnya untuk memantau situasi pasar secara langsung sembari melaporkan perkembangan harga melalui konferensi video.
Upaya pemantauan ketat tersebut difokuskan untuk mengendalikan pergerakan harga komoditas utama, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, hingga kebutuhan pangan lainnya di berbagai daerah.
Sudah 12 Jam Kebakaran Lapak di Jakbar Belum Padam, Begini Kondisinya

Daftar Komoditas dan Harga di Operasi Pasar
Dalam kegiatan operasi pasar ini, Bulog mendistribusikan lima komoditas kebutuhan pokok dengan patokan harga yang seragam di seluruh titik penjualan di Indonesia. Rincian harga komoditas tersebut meliputi:
- Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kemasan 5 kg: Rp62.500
- Beras premium kemasan 5 kg: Rp74.500
- Minyak goreng MinyaKita kemasan 1 liter: Rp15.700
- Gula pasir ManisKita: Rp17.000 per kg
- Tepung terigu Terigu Stupa: Rp12.000 per kg
Sinergi Pengawasan dan Pasokan Beras
Selain menyalurkan komoditas pangan murah, Bulog menjalin kerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk memperketat pengawasan di lapangan. Sinergi ini ditujukan untuk mendeteksi serta menindaklanjuti potensi kenaikan harga pangan yang dinilai tidak wajar oleh pedagang atau distributor.
wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Untuk memperkuat ketersediaan pasokan di pasar ritel modern dan merespons kelangkaan beras premium, Bulog juga telah berkoordinasi dengan jaringan ritel nasional. Bulog berkomitmen mengguyur pasokan beras hingga 110.000 ton dalam kurun waktu satu bulan ini, dengan porsi terbesar sebanyak 75.000 ton dialokasikan khusus untuk beras jenis premium.






