Menteri Pertanian merangkap Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban penembakan di Kampung Muliama, Papua Pegunungan. Amran mendesak aparat keamanan untuk mengusut tuntas aksi kekerasan bersenjata yang menyasar para petugas di lapangan tersebut.
Amran secara khusus meminta Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran TNI dan Polri menindak tegas serta mengejar para pelaku penembakan. Di samping penegakan hukum, Kementerian Pertanian dan Bapanas memastikan keberlanjutan program bantuan ternak dan pangan bagi masyarakat di wilayah Papua Pegunungan tetap berjalan meski insiden berdarah tersebut sempat mengganggu aktivitas kedinasan.
Berdasarkan keterangan Satgas Operasi Damai Cartenz, insiden penembakan berlangsung pada Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Peristiwa bermula ketika rombongan yang terdiri dari 11 pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang dalam perjalanan dari Wamena menuju Muliama. Perjalanan tersebut bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan kegiatan cetak sawah di daerah tersebut. Namun, di Kampung Muliama, rombongan diadang dan dihujani tembakan oleh kelompok bersenjata.
3 Tahun Buron, Erick Soedjasa Tersangka Penipuan Rp 37 M Ditangkap Bareskrim

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengonfirmasi bahwa tiga korban yang meninggal dunia merupakan pegawai berstatus aparatur sipil negara (ASN). Korban teridentifikasi dengan inisial AR (49), AAM (35), dan WB (24).
AR, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya, meninggal dunia di tempat kejadian perkara setelah mengalami luka tembak di bagian perut. Korban lainnya, AAM, juga tewas di lokasi akibat luka tembakan di kepala bagian belakang serta tangan kiri. Sementara itu, WB yang mengalami luka tembak di pinggang kanan sempat dilarikan untuk menerima perawatan medis di RSUD Wamena, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Sarjito Ingin Bursa Komoditas Jadi Senjata Tekan Kebocoran Pajak

Menindaklanjuti serangan tersebut, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Jayawijaya langsung menyisir lokasi penembakan dan kawasan sekitar Puskesmas Muliama. Petugas telah mengamankan delapan orang saksi yang ikut dalam rombongan dinas tersebut guna penyelidikan lebih lanjut. Yusuf mengungkapkan, penembakan terhadap rombongan ASN pertanian ini diduga kuat dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berasal dari wilayah Nduga.






