Selebritas Aldi Taher resmi menjadi kader Partai Demokrat. Kepastian bergabungnya figur publik tersebut bersama deretan pemengaruh (influencer) muda dikonfirmasi langsung oleh pihak Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra, membenarkan status keanggotaan baru Aldi Taher dan sejumlah tokoh muda lainnya pada Kamis (10/9/2026). Masuknya nama-nama baru ini bertepatan dengan momentum peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-25 partai berlambang bintang mercy tersebut.
Deretan Tokoh Muda Masuk Demokrat
Selain Aldi Taher, beberapa nama figur muda populer turut bergabung ke partai politik tersebut. Mereka antara lain Andry Hakim, Vincent Liyanto, Seiya Kawakami, Andrian Wijaya, Aditya Chandra, Daniel Wiguna, Dennis Liuwinta, Andi Halid, Michael Gunawan, Edo Utama, Marshella Angelina, drg. Grady, serta Sayyid Assegaf.
Polisi Perluas Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Helikopter Disiapkan

Inisiatif perekrutan tokoh-tokoh muda ini digagas oleh Hillary Brigitta Lasut selaku Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat. Kendati telah diumumkan secara resmi sebagai anggota baru, Aldi Taher tercatat tidak menghadiri agenda seremoni pengenalan para kader tersebut.
Tanggapan AHY dan Rekam Jejak Politik Aldi Taher
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut positif masuknya energi baru dari kalangan pemuda. AHY menyatakan bahwa langkah inisiatif ini memperlihatkan generasi muda tidak tinggal diam dalam dinamika politik nasional.
AHY turut menegaskan posisi partai dalam panggung pemerintahan. Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Partai Demokrat berkomitmen mendengarkan, memperjuangkan aspirasi rakyat, dan menghadirkan solusi konkret di tengah dinamika saat ini.
KPK Geledah Dinas PUPR dan Setda Muara Enim, Sita Sejumlah Dokumen

Langkah bergabung ke Partai Demokrat menambah perjalanan politik Aldi Taher. Sebelumnya, artis tersebut pernah berlabuh di sejumlah partai politik lain, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB), hingga Partai Perindo.
Pada Pemilu 2024 lalu, Aldi Taher sempat maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat VII melalui Partai Perindo. Namun, langkahnya menuju parlemen terhenti lantaran Partai Perindo tidak berhasil melampaui ketentuan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen.






