Operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, ditutup sementara pada Minggu (6/9). Kebijakan penghentian operasional ini diambil menyusul adanya sebaran paparan abu vulkanik yang berasal dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Akibat penutupan operasional penerbangan tersebut, sebanyak 35.000 penumpang tercatat terdampak. Terhentinya aktivitas di bandara terbesar di Indonesia ini mencakup berbagai layanan penerbangan, baik rute domestik maupun mancanegara.
Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Branch Communication & Legal Bandara Soetta, Fahmi Harahap, menyatakan bahwa terdapat 301 jadwal penerbangan yang mengalami pembatalan. Rincian penerbangan yang dibatalkan tersebut terdiri atas 233 penerbangan domestik, 58 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo. Berdasarkan jadwal penanganan, penutupan Bandara Soekarno-Hatta diberlakukan hingga pukul 21.30 WIB.
Siap-Siap Dihantam Krisis, Negara Ini Langsung Kebanjiran Emas

Guna mengantisipasi dan menangani kebutuhan para penumpang yang terdampak pembatalan jadwal, pihak otoritas bandara telah mengoperasikan konter check-in di sejumlah terminal. Keberadaan konter layanan ini disediakan khusus untuk memfasilitasi para penumpang yang hendak mengajukan pengembalian dana tiket (refund) ataupun melakukan penjadwalan ulang jadwal keberangkatan (reschedule).
Langkah Antisipasi dan Layanan Darurat
Selain melayani calon penumpang di area terminal, pihak pengelola bandara juga memfokuskan perhatian pada aspek keselamatan fasilitas penerbangan. Pemantauan serta inspeksi berkala terus dilakukan pada fasilitas di area sisi udara (airside).
BTN Rombak 5 Direksi, Generasi Muda Disiapkan Percepat Transformasi

Sebagai bagian dari langkah pencegahan teknis terhadap risiko paparan partikel abu vulkanik, pengelola dan teknisi menerapkan tindakan pengamanan khusus, salah satunya dengan menutup bagian turbin pesawat. Langkah ini diterapkan demi mencegah partikel abu vulkanik masuk dan merusak mesin pesawat yang terparkir di bandara.
Pihak pengelola mengimbau seluruh penumpang untuk terus memantau perkembangan dan kondisi terkini di Bandara Soetta melalui kanal-kanal informasi resmi. Penumpang yang memerlukan informasi bantuan atau menghadapi kondisi kedaruratan juga diarahkan untuk menghubungi layanan pusat komunikasi di nomor 172.






