Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengevakuasi sebanyak 170 pendaki dari kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur, menyusul kebakaran hutan yang melanda area Blok Ranu Kembang. Otoritas taman nasional memastikan seluruh pendaki yang terdampak saat ini dalam kondisi aman.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa para pendaki yang dievakuasi sebelumnya sempat berkemah di Ranu Kumbolo, satu-satunya area perkemahan resmi di Gunung Semeru. Seluruh pendaki kini sedang dalam perjalanan turun dengan pendampingan langsung dari Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).
Kecelakaan Maut di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Tewas 7 Luka

Untuk mengamankan pergerakan rombongan, tim pemandu bersama petugas TNBTS dari Pos Ranu Pani telah bergerak naik ke jalur pendakian guna bersiaga menyambut kedatangan para pendaki serta memberikan bantuan jika ada kendala di jalur evakuasi.
Seiring terbakarnya kawasan hutan di sekitar jalur pendakian, Balai Besar TNBTS resmi menutup total seluruh aktivitas pendakian Gunung Semeru. Keputusan penutupan tersebut dituangkan melalui Surat Pengumuman Nomor PG.20/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026.
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pengeroyokan Pedagang Kaca di Pejompongan

Langkah penutupan jalur diterapkan guna memprioritaskan keselamatan pengunjung dan memberi ruang gerak penuh bagi petugas dalam upaya pemadaman api di lapangan. Otoritas TNBTS memberlakukan penutupan jalur pendakian ini hingga batas waktu yang belum ditentukan.






