Kawasan Reo yang terletak di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali diguncang oleh rangkaian gempa bumi susulan pada hari Kamis (20/8). Peristiwa ini meningkatkan kecemasan di kalangan warga setempat yang tinggal di wilayah tersebut. Guncangan yang terjadi secara berulang ini membuat masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh aktivitas tektonik yang masih terus berlangsung di kawasan tersebut.
Ketika guncangan gempa susulan kembali terjadi pada hari Kamis (20/8), kepanikan melanda warga yang sedang berada di dalam rumah mereka. Tanpa berpikir panjang, warga yang merasakan getaran tersebut langsung berhamburan keluar dari dalam rumah untuk menyelamatkan diri masing-masing. Langkah penyelamatan diri ini dilakukan secara spontan demi menghindari ancaman bahaya fisik, seperti tertimpa reruntuhan bangunan atau material rumah yang berpotensi roboh akibat guncangan gempa yang terjadi secara tiba-tiba.
Guru Madrasah di Bangkalan Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Enam Siswi

Situasi yang tidak menentu ini memaksa warga untuk mengambil tindakan preventif demi keselamatan jiwa mereka. Banyak warga yang akhirnya memilih untuk meninggalkan rumah tinggal mereka dan mencari lokasi yang dinilai jauh lebih aman di luar ruangan. Warga lebih memilih untuk bertahan di area terbuka atau tempat-tempat aman lainnya guna menghindari segala risiko buruk yang dapat terjadi akibat gempa susulan yang masih terus membayangi wilayah Reo, Kabupaten Manggarai tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus melakukan pencatatan dan pemantauan terhadap aktivitas seismik yang terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur ini. Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), jumlah gempa bumi susulan yang terjadi di kawasan tersebut telah mencapai angka yang sangat signifikan. BMKG mencatat bahwa sudah ada sebanyak 3.394 gempa susulan yang terjadi hingga hari Kamis (20/8) pada pukul 05.00 WIB.
Gempa M 5,8 Kembali Guncang NTT, Warga Panik Keluar Rumah

Banyaknya jumlah gempa susulan yang tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tersebut menjadi gambaran betapa aktifnya aktivitas tektonik di wilayah Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) belakangan ini. Hal ini pula yang mendasari keputusan warga untuk tetap berada di luar rumah dan mencari tempat yang lebih aman. Dengan jumlah gempa susulan yang mencapai ribuan kali hingga Kamis pagi hari pukul 05.00 WIB, warga memilih untuk mengutamakan keselamatan dengan menghindari bangunan yang rentan terhadap guncangan gempa susulan berikutnya.






