Sebanyak 114 rumah di permukiman padat penduduk kawasan Gambir, Jakarta Pusat, hangus terbakar dan memaksa puluhan keluarga mengungsi ke tempat penampungan sementara. Kebakaran besar tersebut melanda kawasan Jalan Batu Ceper 9, RT 009/RW 01, Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir, pada Senin (31/8) sekitar pukul 13.30 WIB, yang diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik.
Ketua RT setempat, Toni, mengungkapkan bahwa situasi lingkungan saat api mulai membakar permukiman dalam kondisi lengang. Sebagian besar warga saat itu sedang tidak berada di tempat karena tengah mengantar jenazah ke pemakaman. Api yang muncul secara mendadak kemudian merembet dengan cepat dan menghanguskan lebih dari seratus bangunan sebelum berhasil dipadamkan.
Kebakaran Asrama TNI di Makassar, Water Cannon Brimob Ikut Dikerahkan

Salah seorang warga yang terdampak, Yani, menceritakan detik-detik saat ia pertama kali mengetahui tempat tinggalnya terbakar. Yani mendapat kabar darurat tersebut dari anaknya yang sedang berada sendirian di dalam rumah untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Mendengar kabar kobaran api, Yani langsung menginstruksikan anaknya untuk segera mengambil berkas dan dokumen penting keluarga, lalu bergegas keluar menyelamatkan diri. Prioritas utamanya adalah keselamatan sang anak tanpa memikirkan harta benda lainnya yang tertinggal di dalam rumah.
114 Rumah Terdampak Imbas Kebakaran Permukiman Padat di Batu Ceper, Jakpus

Kini, Yani beserta para warga yang kehilangan tempat tinggal harus mengungsi untuk sementara waktu. Sejumlah bantuan darurat dari para relawan, termasuk pakaian layak pakai, mulai disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban kebakaran di lokasi pengungsian.






