Proses pemadaman kebakaran yang melanda area bedeng dan gudang barang rongsok di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, diperkirakan memerlukan waktu dua hingga tiga hari ke depan. Hingga Selasa siang, armada pemadam kebakaran masih terus hilir mudik di lokasi kejadian karena titik-titik api belum sepenuhnya padam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar, I Made Tirana, menyatakan bahwa luas area yang terbakar mencapai sekitar empat sampai lima hektare. Amukan si jago merah sempat mereda pada dini hari, namun api kembali berkobar pada pagi harinya seiring keberadaan material yang mudah menyala.
Kebakaran Asrama TNI di Makassar, Water Cannon Brimob Ikut Dikerahkan

Tirana menjelaskan, lambatnya proses pemadaman dipicu oleh luasnya area kebakaran serta kondisi medan yang tertutup material seng. Seng-seng tersebut menimbun titik api di bawah tumpukan barang rongsokan, sehingga air pemadam sulit menembus sumber panas di bagian dasar. Untuk membongkar tumpukan material tersebut, petugas memerlukan bantuan alat berat berupa ekskavator di lapangan.
Sejak Senin malam, operasi pemadaman melibatkan penanganan terpadu antara Dinas Damkarmat Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil rescue dikerahkan, termasuk seluruh pos pemadam di bawah naungan wilayah Kota Denpasar.
114 Rumah Terdampak Imbas Kebakaran Permukiman Padat di Batu Ceper, Jakpus

Peristiwa kebakaran ini menghanguskan bangunan bedeng serta sejumlah mobil yang berada di lokasi. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden tersebut.






