Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn) Trenggono menyatakan bahwa kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar dan santri di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, masih dalam proses investigasi oleh aparat. Hingga kini, pihak berwenang belum menetapkan tersangka atas insiden yang berkaitan dengan distribusi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Trenggono menjelaskan bahwa fokus utama BGN bersama instansi terkait saat ini adalah memastikan penanganan medis terhadap para korban berjalan optimal. Di samping pendampingan korban, penyelidikan mendalam terus dilakukan guna mengungkap faktor penyebab insiden serta mendalami dugaan kelalaian ataupun unsur kesengajaan.
BGN juga telah mengambil tindakan administratif tegas terhadap unit penyedia makanan terkait. Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin telah resmi ditangguhkan, sementara kepala SPPG setempat dicopot dari jabatannya. Sanksi penutupan permanen dapat diberlakukan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) yang disengaja.
Heboh Dentuman Keras di Bandung-Cianjur, Efek Gunung Krakatau Erupsi?

Ratusan Pelajar Mengalami Gejala Keracunan
Berdasarkan data pemutakhiran dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo hingga Kamis (4/9) siang, total korban terdampak mencapai 748 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 korban masih harus menjalani perawatan medis di rumah sakit, sedangkan 728 korban lainnya telah diizinkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Insiden dugaan keracunan massal ini melanda santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam serta murid-murid di 19 sekolah di kawasan Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin. Gangguan kesehatan dialami setelah mereka menyantap paket makanan MBG pada Selasa (1/9) siang.
Aktivitas Gunung Sinabung Meningkat, Satpol PP Antar Jemput Siswa

Menu yang dibagikan saat itu meliputi nasi putih, orak-arik telur, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan buah apel. Pasca-konsumsi, para siswa dan santri dilaporkan mengalami keluhan medis berupa mual, muntah, hingga rasa pusing sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan kesehatan.






