berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Video, Gak Cuma Bank Big Caps, Ini Sektor Rekomendasi Bos Sekuritas

Yolanda RumbayanDiterbitkan 30 Agu 2026 - 11.11 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Video, Gak Cuma Bank Big Caps, Ini Sektor Rekomendasi Bos Sekuritas
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

JAKARTA — Chief Executive Officer Sucor Sekuritas Bernadus Widjaya memaparkan prospek sejumlah sektor saham pilihan di tengah pergerakan pasar modal saat ini. Selain saham perbankan berkapitalisasi pasar besar (big caps), sektor komoditas dan industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dinilai memiliki peluang pertumbuhan yang menjanjikan bagi para pelaku pasar.

Dalam tayangan Squawk Box di CNBC Indonesia bersama Shania Alatas, Rabu (26/8/2026), Bernadus menjelaskan bahwa sektor perbankan memiliki potensi untuk kembali menguat (rebound). Valuasi saham perbankan saat ini sudah berada di level yang sangat murah, termasuk untuk kategori bank big caps. Saham di sektor ini rata-rata mencatatkan price-to-earnings (PE) ratio di bawah 10 kali, dengan potensi imbal hasil dividen (dividend yield) melebihi 10 persen sehingga menarik untuk dilirik investor.

Dorongan Komoditas dan Tren Saham Berbasis AI

Selain perbankan, sektor komoditas turut menjadi rekomendasi yang berpotensi tumbuh positif. Penguatan tersebut didorong oleh tren kenaikan harga minyak mentah global, yang pada gilirannya ikut mengerek harga komoditas lain seperti batu bara dan tembaga.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Di samping komoditas tradisional, Bernadus melihat adanya peluang pada saham-saham yang terhubung dengan ekosistem kecerdasan buatan. Potensi ini bercermin dari kinerja saham sektor AI yang terus menunjukkan tren ekspansi dan pertumbuhan di berbagai bursa saham mancanegara, seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, hingga Jepang.

Faktor Penentu Kebijakan Moneter The Fed dan BI

Pergerakan pasar saham ke depan juga tidak terlepas dari sentimen arah suku bunga bank sentral. Kebijakan suku bunga Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), sangat dipengaruhi oleh data inflasi AS. Jika laju inflasi terus melandai dan bergerak menuju target The Fed, bank sentral tersebut berpotensi menahan suku bunga acuannya.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Sementara itu di tingkat domestik, peluang pemangkasan suku bunga acuan BI Rate oleh Bank Indonesia berkaitan erat dengan sejumlah indikator makro. Faktor-faktor penentu tersebut meliputi dinamika aliran dana asing (foreign fund flows), pergerakan nilai tukar rupiah, hingga kepastian arah kebijakan moneter The Fed.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pasar ModalSaham Big Caps

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap