Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membukukan koreksi tipis sebesar 0,12 persen sepanjang periode perdagangan 24 hingga 28 Agustus 2026. Pelemahan ini membawa indeks ke level 6.518,12 pada penutupan perdagangan akhir pekan, turun dari posisi 6.525,69 pada akhir pekan sebelumnya.
Di tengah pelemahan indeks tersebut, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia juga mengalami perlambatan. Nilai transaksi tercatat turun 1,84 persen menjadi Rp15,29 triliun, sementara volume transaksi menyusut 28,33 persen menjadi 36,05 miliar lembar saham.
Secara keseluruhan, investor asing mencatatkan total transaksi sebesar Rp34,87 triliun sepanjang pekan tersebut. Dari angka itu, aksi beli asing (foreign buy) mencapai Rp17,57 triliun dan aksi jual (foreign sell) sebesar Rp17,29 triliun, menghasilkan beli bersih (net buy) tipis sebesar Rp279,2 miliar di pasar reguler maupun negosiasi.
Laba Alamtri Resources (ADRO) Naik 76,8% di Semester 1 2026

Daftar Saham dengan Aksi Jual Asing Terbesar
Kendati secara agregat asing mencatatkan akumulasi beli bersih, tekanan jual terpantau cukup deras pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memimpin daftar pelepasan oleh investor asing dengan nilai jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp450 miliar.
Posisi kedua ditempati oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang mencatatkan nilai jual bersih asing sebesar Rp304,2 miliar. Saham telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) berada di urutan berikutnya dengan net sell asing senilai Rp232,5 miliar.
Selain itu, aliran modal keluar asing juga melanda saham emiten tambang PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan catatan net sell sebesar Rp172,7 miliar, serta saham perbankan BUMN lainnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), yang dilepas asing sebesar Rp142,8 miliar.
Rekomendasi Saham Hari Ini, VKTR, INDY, hingga BFIN

Dinamika Pergerakan Indeks Sepekan
IHSG mengawali pekan pada Senin (24/8) dengan dibuka di posisi 6.501,67. Setelah pasar libur pada hari Selasa, IHSG langsung tertekan hebat pada perdagangan Rabu (26/8) hingga anjlok 1,48 persen atau 95,98 poin menuju level 6.405,69.
Memasuki perdagangan Kamis (27/8), indeks berhasil membalikkan arah secara tajam melalui penguatan 1,81 persen hingga ditutup menembus level psikologis di 6.521,75. Namun, momentum reli tersebut tertahan pada perdagangan Jumat (28/8), saat IHSG kembali terkoreksi tipis 0,06 persen dan menetap di level 6.518,12.






