Peristiwa tragis menimpa satu keluarga di Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Insiden ledakan yang diduga dipicu kebocoran tabung gas mengakibatkan enam orang terluka parah, dengan dua korban di antaranya鈥攕eorang ayah dan anak鈥攎eninggal dunia.
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama Deni Setiawan (36) dan putranya, Raihan Alfarizky (7). Keduanya mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Kabupaten Bekasi akibat menderita luka bakar berat melebihi 90 persen.
Peristiwa nahas tersebut bermula ketika Enah sedang memasak dan menghangatkan nasi di dapur. Menyadari adanya kebocoran gas, ia lantas meminta tolong kepada menantunya untuk memeriksa dan membetulkan tabung tersebut. Namun, saat proses perbaikan atau penggantian tabung dilakukan, percikan api diduga seketika menyambar dan membakar orang-orang yang berada di dalam ruangan. Suara ledakan kencang pun sempat terdengar satu kali oleh warga sekitar rumah korban.
Mutasi Polri, Hengki Haryadi Jadi Kapolda Papua Barat Daya

Sebanyak enam orang yang berada di lokasi langsung dievakuasi ke rumah sakit. Tiga korban dilarikan ke RSUD Kabupaten Bekasi, sedangkan tiga korban lainnya dibawa ke Rumah Sakit Sentra Medika.
Selain merenggut dua nyawa, insiden ini menyebabkan Enah harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi akibat luka bakar sekitar 90 persen. Di rumah sakit yang sama, Amelya Putri dirawat di ruang biasa karena mengalami luka bakar di bawah 50 persen pada area tangan dan kaki. Sementara itu, korban lain bernama Buyin serta Aisah (15) menjalani perawatan di Rumah Sakit Sentra Medika, dengan luka bakar yang terkonsentrasi pada kedua kaki Aisah.
Prabowo Terbang Lagi ke Jombang untuk Penutupan Muktamar NU

Saat ini, penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ledakan tabung gas tersebut berada di bawah penanganan Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi.






