Penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater di Indonesia menunjukkan tren yang terus menanjak secara signifikan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa baki debet atau outstanding debt paylater perbankan telah menembus angka Rp 30,71 triliun hingga bulan Juni 2026. Angka fantastis ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 33,54 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Tingginya angka outstanding debt tersebut menjadi bukti nyata bahwa masyarakat kini semakin gemar memanfaatkan fasilitas pembiayaan jangka pendek ini untuk berbagai kebutuhan mereka.








