Berapa biaya langganan yang harus disiapkan dan bagaimana skema uji coba layanan internet satelit milik SpaceX di tanah air? Pertanyaan ini kerap muncul sejak Starlink resmi beroperasi di Indonesia pada 20 Mei 2024. Layanan yang digarap oleh Elon Musk ini memanfaatkan konstelasi sekitar 5.000 satelit Low Earth Orbit (LEO) yang diluncurkan menggunakan roket Falcon 9, serta telah mengantongi izin sebagai penyelenggara Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan Internet Service Provider (ISP) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Bagi masyarakat yang ingin menjajal performanya, Starlink menyediakan program uji coba selama 30 hari tanpa kontrak. Skema ini memungkinkan pengguna menguji keandalan jaringan satelit sebelum berkomitmen penuh. Dari segi biaya kepemilikan awal, konsumen perlu memperhitungkan ongkos pengadaan perangkat keras (hardware kit) dan biaya pengiriman penanganan sebesar Rp345.000. Metode pembayaran yang didukung saat ini mencakup kartu kredit atau debit berlogo Mastercard dan Visa.
Besaran tarif internet dan harga perangkat ditentukan oleh kategori paket yang dipilih pelanggan:
Komdigi Desak WhatsApp Jelaskan Penyebab Akun Terblokir, Senin Harus Dijawab

- Paket Residensial dan Jelajah (Roam): Perangkat keras standar teraktuasi dibanderol Rp4.680.000 (sempat ditawarkan diskon 40% hingga 10 Juni 2024).
- Paket Lokasi Tetap (Fixed Location): Perangkat keras standar teraktuasi dipatok Rp7.800.000. Pilihan kuota mencakup Prioritas 40 GB seharga Rp1.100.000 per bulan, Prioritas 1 TB seharga Rp3.025.000 per bulan, Prioritas 2 TB seharga Rp6.116.000 per bulan, hingga Prioritas 6 TB seharga Rp12.320.000 per bulan.
- Paket Mobilitas Darat, Kapal, dan Maritim: Memerlukan perangkat keras performa tinggi flat seharga Rp43.721.590. Pilihan tarif Prioritas Mobile mencakup 50 GB seharga Rp4.345.000 per bulan, 1 TB seharga Rp17.160.000 per bulan, dan 5 TB seharga Rp86.130.000 per bulan.
Setelah pesanan dibayar, pengiriman perangkat diperkirakan memakan waktu antara 1 hingga 2 minggu menurut panduan resmi, atau sekitar 3 hingga 4 minggu berdasarkan estimasi distribusi tertentu. Tagihan bulanan pertama baru akan diproses setelah perangkat berhasil diaktivasi atau maksimal 30 hari sejak pengiriman barang.
Untuk memulai pengujian teknis di lapangan, pasang antena di area terbuka dengan pandangan langit bebas rintangan minimal radius 100 derajat. Perangkat ini sudah dilengkapi sistem motorik otomatis yang akan mencari sudut penerimaan optimal secara mandiri tanpa perlu disetel manual. Proses aktivasi dilakukan lewat aplikasi resmi di Google Play Store atau App Store dengan estimasi durasi 10 hingga 30 menit, tergantung cuaca dan halangan sekitar.
Langkah Kementerian Komdigi dalam Pemutusan Akses Rekening Terkait Transaksi Ilegal dan Hasil Penindakannya

Secara performa, kecepatan transfer data Starlink berkisar antara 25 hingga 220 Mbps, dengan rata-rata transmisi 50 sampai 250 Mbps serta latensi berkisar 20 hingga 60 ms. Kecepatan transmisi tercatat dapat menyentuh hingga 150 Mbps dalam kondisi optimal. Perlu dicatat, router bawaan generasi kedua yang beredar di Indonesia tidak memiliki port LAN RJ45 fisik, sehingga pengguna yang berencana menghubungkan jaringan ke perangkat router tambahan seperti Mikrotik wajib menyediakan adaptor Ethernet Starlink secara terpisah.






