Pemerintah Indonesia memperketat pengawasan ruang digital dengan tidak lagi membatasi tindakan pada pemblokiran situs semata. Penanganan kejahatan siber, terutama perjudian daring, kini menyasar jalur perputaran uang melalui pemblokiran rekening bank penampung demi memutus rantai ekonomi para pelaku transaksi ilegal.
Mengapa pemutusan akses kini diarahkan langsung ke nomor rekening perbankan?
Langkah Kementerian Komdigi dalam pemutusan akses rekening terkait transaksi ilegal didasari oleh kebutuhan menutup ekosistem kejahatan secara menyeluruh. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa pemberantasan perjudian daring tidak boleh berhenti pada penutupan situs atau aplikasi, melainkan wajib dibarengi pembekuan rekening-rekening penampung yang menjadi jalur utama peredaran dana ilegal. Langkah ini diambil karena sindikat kerap membuat domain baru secara cepat jika hanya pemblokiran web yang dijalankan.
Berapa banyak rekening dan konten bermuatan transaksi ilegal yang telah ditindak?
Ketentuan Batas Maksimum Suku Bunga dan Biaya Manfaat Pinjol Resmi OJK Jadi Sorotan Usai Putusan KPPU

Hingga Juli 2026, Kementerian Komdigi telah menangani lebih dari 6,7 juta konten bermuatan perjudian daring di berbagai platform digital. Pada sektor finansial, lonjakan laporan transaksi keuangan mencurigakan terkait tindak pidana perjudian dari industri perbankan tercatat melonjak 260,03 persen sepanjang tahun 2025. Melalui kolaborasi pengawasan perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penolakan terhadap 2,8 juta hubungan usaha dengan calon nasabah dan penutupan 51,2 ribu hubungan nasabah yang terindikasi judi daring hingga Mei 2026. Selain itu, sebanyak 32.454 rekening telah diblokir setelah melalui proses Enhanced Due Diligence (EDD).
Bagaimana peran Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dalam penanganan rekening bermasalah?
Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berfungsi sebagai pusat penanganan cepat aduan penipuan dan transaksi terlarang. Data operasional IASC mencatat penerimaan sebanyak 608.167 laporan masyarakat dan identifikasi lebih dari 1 juta rekening yang dilaporkan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 557.751 rekening telah berhasil diblokir, serta dana korban senilai hampir Rp200 miliar berhasil dikembalikan ke pihak yang berhak.
Daftar Penyelenggara Fintech Lending Berizin OJK dan Panduan Pengecekan Legalitas Layanan

Bagaimana koordinasi lanjutan dengan aparat penegak hukum di lapangan?
Upaya pemutusan akses digital dan pembekuan transaksi keuangan berjalan paralel dengan penindakan fisik oleh kepolisian. Bareskrim Polri berhasil membongkar markas sindikat perjudian daring jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Operasi penegakan hukum tersebut mengamankan 321 warga negara asing beserta penyitaan perangkat elektronik dan dokumen perjalanan yang digunakan dalam operasional perjudian online. Pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas lembaga agar penindakan digital, pemblokiran perbankan, dan proses hukum pidana berjalan serentak.






