berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Lingkungan

Transisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah Lingkungan

Usat BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 00.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Transisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah Lingkungan
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Sektor akuakultur di Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memenuhi standar pasar global. Berdasarkan pemaparan dari Abdul Wakhid selaku Katimja Kawasan Budidaya Air Payau Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sebagian besar area pertambakan di Indonesia masih beroperasi dengan metode tradisional. Hal ini mencakup wilayah-wilayah potensial seperti Kabupaten Bekasi yang secara historis tercatat memiliki sekitar 7.000 hektare lahan tambak. Di sisi lain, Ketua Umum AP5I Saut P. Hutagalung menekankan bahwa pengaplikasian standar yang berkelanjutan kini menjadi kewajiban mutlak untuk dapat bersaing di pasar ekspor internasional. Oleh karena itu, melakukan transisi menuju penggunaan energi bersih menjadi sebuah keharusan bagi para pelaku industri budidaya perikanan.

Tahap pertama untuk memulai transisi ini adalah dengan mengimplementasikan teknologi aerasi tambak yang memanfaatkan tenaga surya. Inisiatif ini telah didorong melalui kemitraan strategis P4G bernama Aquaculture for Climate Resilience, yang diusung oleh PT Sustainability & Resilience (su-re.co) bersama perusahaan rintisan teknologi akuakultur, Crustea. Salah satu inovasi utama dari program tersebut adalah pemanfaatan panel surya untuk menggerakkan sistem aerasi di area tambak. Berdasarkan hasil uji coba di lokasi percontohan yang terletak di Gianyar, Bali, teknologi ini terbukti mampu menurunkan ketergantungan petambak terhadap pasokan listrik dari PLN. Peneliti dari PT Sustainability & Resilience, Naafi Lathifah, menyatakan bahwa konfigurasi hybrid pada panel surya tersebut berhasil menghemat konsumsi listrik PLN di kisaran 42 hingga 50 persen. Teknologi ini juga mengintegrasikan Eco-Aerator bertenaga surya dengan sistem pemantauan berbasis IoT untuk menjaga kualitas air secara optimal.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Baca Juga

Inovasi Teknologi IoT di Rumah Pembibitan Mangrove Desa Bunton Cilacap

Inovasi Teknologi IoT di Rumah Pembibitan Mangrove Desa Bunton Cilacap

Tahap kedua berfokus pada penyusunan skema pembiayaan kolaboratif untuk mempercepat adopsi teknologi energi terbarukan, khususnya biogas dan tenaga surya, di wilayah perdesaan. Mengingat besarnya modal awal yang dibutuhkan, dukungan pendanaan menjadi aspek yang sangat krusial bagi petambak. Terkait hal ini, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendesa PDTT, Samsul Widodo, merekomendasikan adanya sinergi pembiayaan. Ia mendorong agar pemanfaatan Dana Desa dapat dikombinasikan dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta. Melalui skema pendanaan bersama ini, kelompok pembudidaya ikan dapat membangun infrastruktur energi bersih tanpa harus terbebani oleh kendala finansial secara mandiri.

Tahap ketiga adalah mengoptimalkan efisiensi pakan dan menjaga kesehatan komoditas budidaya untuk memastikan keberlanjutan usaha. Sekretaris Jenderal Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), Romi Novriadi, mengungkapkan bahwa selain persoalan energi, pakan masih menjadi komponen biaya paling besar yang harus ditanggung oleh petambak. Hal ini juga berlaku pada komoditas utama seperti ikan lele, yang selama ini menjadi primadona budidaya di Indonesia karena proses pemeliharaannya yang tergolong mudah serta memiliki nilai ekonomi tinggi. Untuk mengatasi masalah pakan, Guru Besar IPB University Prof Julie Ekasari mengusulkan penerapan konsep Ekologi Nutrisi guna meningkatkan efisiensi pakan secara nasional. Sementara itu, untuk mencegah terjadinya resistensi antimikroba di lingkungan perairan, Guru Besar IPB Prof Sri Nuryati menegaskan perlunya transisi dari penggunaan antibiotik beralih ke sistem vaksinasi ikan.

Baca Juga

Langkah Nyata Konservasi Lingkungan untuk Menghadapi Perubahan Iklim

Langkah Nyata Konservasi Lingkungan untuk Menghadapi Perubahan Iklim

Tahap keempat melibatkan penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui program edukasi lapangan yang terstruktur. Pengenalan perangkat baru harus diimbangi dengan pengetahuan teknis dari para pembudidaya. Ke depannya, program Aquaculture for Climate Resilience akan menargetkan sekitar 250 petambak di wilayah Lombok dan Sumbawa. Proses edukasi ini akan dilakukan melalui pendekatan Climate Resilience Farmers Field School (CRFSS). Para peserta akan dilatih untuk mengoperasikan Eco-Aerator bertenaga surya serta sistem pemantauan berbasis IoT secara tepat. Langkah-langkah strategis ini merupakan wujud nyata dari hasil rumusan Pentahelix Dialogue bertema Mainstreaming Renewable Energy yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Kamis, 30 Juli 2026, guna menciptakan ekosistem yang mendukung ketahanan iklim di sektor perikanan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Energi Terbarukanakuakulturpanel suryabudi daya perikananpentahelix

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Melaporkan Kasus Pengeroyokan ke Pihak Berwajib bagi Korban dan KeluargaProfil Lima Penerima Hoegeng Awards 2026 dan Proses SeleksinyaMemperoleh KPR Aman dengan Proteksi Asuransi Jiwa Kredit di Danantara Housing Expo 2026Potensi dan Peta Jalan Pengembangan Industri Game di IndonesiaKPK Jelaskan Alasan Belum Panggil Raja Juli Antoni dalam Kasus Korupsi Bupati KuansingLangkah Integrasi Data SPBE untuk Mewujudkan Penyaluran Bansos Tepat SasaranStrategi dan Langkah Konsolidasi Penguatan Kompetensi Pranata Humas KemendagriMenganalisis Kinerja Keuangan Bank Menggunakan Laporan SMBC Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap