Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap perkembangan penanganan medis terhadap dua siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang menjadi korban dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kedua siswi tersebut saat ini tengah menjalani perawatan dan pemeriksaan medis mendalam di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
Budi menjelaskan bahwa penanganan awal kedua pasien sebelumnya telah dilakukan oleh tim Rumah Sakit Adam Malik setelah Kementerian Kesehatan berkonsultasi dengan RSCM dan RS Harapan Kita. Tim dokter dari RS Adam Malik juga telah bertemu, memeriksa, serta memberikan tindakan perawatan awal kepada siswi yang bersangkutan.
Namun, kasus tersebut kemudian viral dan menyita perhatian publik. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka lantas meminta agar siswi yang bersangkutan dipindahkan ke RSCM Jakarta. Langkah pemindahan ini diambil lantaran kemampuan serta susunan dokter spesialis di RSCM dinilai jauh lebih lengkap dibandingkan Rumah Sakit Adam Malik.
Ini Tujuan Peserta Karnaval Sembelih Kambing yang Viral Mirip Ritual Satanik

Keterlibatan Berbagai Dokter Spesialis
Guna memeriksa kondisi pasien secara menyeluruh, Kementerian Kesehatan mengerahkan tim ahli yang beranggotakan sejumlah dokter dengan latar belakang keahlian berbeda. Budi memaparkan bahwa tim medis yang disiapkan mencakup dokter spesialis anak serta seorang profesor yang ahli di bidang neurologi anak untuk memeriksa kondisi persarafan pasien.
Selain neurologi, pemeriksaan juga melibatkan seorang profesor spesialis psikiatri anak untuk mengevaluasi aspek kejiwaan. Kemenkes turut menghadirkan Ketua Kolegium Anak guna meninjau kondisi pasien secara holistik, serta dokter ahli anak di bidang penyakit dalam untuk mengantisipasi potensi komplikasi lain yang belum terdeteksi.
Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Bayah, Banten

Budi menyampaikan keterangan tersebut seusai mengikuti rapat bersama Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Senin (14/9/2026). Ia memastikan seluruh tim ahli sudah mulai bekerja memeriksa kedua siswi, dan hasil pemeriksaan medis diperkirakan keluar dalam satu hingga dua hari ke depan.






