Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang kawasan selatan Bayah, Banten, pada Senin (14/9). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut sempat memiliki magnitudo awal 5,6 sebelum akhirnya dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,5.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan bahwa episenter gempa terletak di laut pada koordinat 8,56 derajat Lintang Selatan dan 105,70 derajat Bujur Timur, atau sekitar 191 kilometer arah barat daya Bayah. Gempa ini memiliki kedalaman hiposenter 31 kilometer dan dikategorikan sebagai gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan batuan berupa mendatar naik (oblique thrust fault).
2.447 Satuan Pendidikan Terdampak Bencana Flores, 1.960 Masih Belajar Darurat

Berdasarkan hasil pemodelan, BMKG memastikan peristiwa tektonik ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Guncangan gempa dirasakan di wilayah Pandeglang dengan skala intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang tergantung bergoyang.
Ini Tujuan Peserta Karnaval Sembelih Kambing yang Viral Mirip Ritual Satanik

Hingga pukul 16.50 WIB, pantauan BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Wijayanto mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta untuk memeriksa kondisi tempat tinggal serta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat getaran gempa.






