berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Bisnis

Tantangan dan Risiko Asuransi Mobil Listrik di Indonesia

Ance RundenganDiterbitkan 12 Agu 2026 - 02.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tantangan dan Risiko Asuransi Mobil Listrik di Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perkembangan pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) saat ini tengah menunjukkan pertumbuhan yang semakin besar di Indonesia. Seiring dengan peningkatan tren penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini, tidak mengherankan jika banyak perusahaan asuransi mulai masuk ke dalam pasar asuransi kendaraan listrik untuk menawarkan produk perlindungan mereka. Salah satu perusahaan asuransi yang turut mengambil langkah strategis untuk masuk ke segmen pasar kendaraan listrik di tanah air adalah Oona Insurance Indonesia. Kehadiran para pelaku industri asuransi ini menandai babak baru dalam lanskap proteksi kendaraan di Indonesia.

Meskipun potensi pasarnya sangat menjanjikan, terdapat berbagai tantangan nyata yang harus dihadapi oleh industri asuransi. Hal ini diungkapkan secara langsung oleh President Director & Chief Executive Officer (CEO) Oona Insurance Indonesia, Vincent Soegianto. Beliau membagikan pandangannya saat menghadiri dan berbicara dalam acara Multifinance CEO Gathering 2026 bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pertemuan penting tersebut diselenggarakan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Parle Senayan, dengan mengusung tema utama "Navigating Uncertainty: Menjaga Performa Bisnis Multifinance di Tengah Tantangan Ekonomi dan Perubahan Lanskap Risiko".

Dalam pemaparannya pada acara tersebut, Vincent Soegianto menjelaskan bahwa meskipun potensi pasar kendaraan listrik di Indonesia terus membesar, industri asuransi dihadapkan pada tantangan yang cukup berat dari sisi risiko. Salah satu tantangan utama yang disoroti adalah tingginya loss ratio atau rasio klaim kerugian untuk kendaraan listrik. Vincent Soegianto mencatat bahwa loss ratio yang dimiliki oleh kendaraan listrik ini memiliki nilai yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan loss ratio pada mobil konvensional yang menggunakan bahan bakar minyak.

Baca Juga

Pemerintah Tinjau Pengajuan Perpanjangan Izin Tambang (IUPK) PT Freeport Indonesia

Pemerintah Tinjau Pengajuan Perpanjangan Izin Tambang (IUPK) PT Freeport Indonesia

Tingginya loss ratio ini juga berkaitan erat dengan ketersediaan data di lapangan. Vincent Soegianto menjelaskan bahwa data historis mengenai kendaraan listrik hingga saat ini masih relatif pendek. Keterbatasan rentang waktu data ini membuat kondisi pasar asuransi mobil listrik belum sepenuhnya kondusif secara komersial. Akibat minimnya data historis tersebut, perusahaan-perusahaan asuransi dituntut untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang ekstra tinggi. Kehati-hatian ini sangat diperlukan, terutama saat perusahaan asuransi menyusun strategi underwriting serta dalam menetapkan harga premi yang tepat untuk produk asuransi kendaraan listrik.

Kondisi ketidakpastian data dan tingginya risiko kerugian ini pada akhirnya berdampak pada sikap para pelaku industri. Saat ini, banyak perusahaan asuransi yang masih menunjukkan keraguan untuk mengambil atau menanggung risiko yang ada pada kendaraan listrik. Padahal, keengganan ini dapat menimbulkan efek domino pada sektor keuangan lainnya. Jika perusahaan asuransi menolak untuk menanggung risiko dari kendaraan listrik, maka perusahaan pembiayaan atau multifinance akan menghadapi kesulitan besar dalam mendapatkan perlindungan asuransi terhadap aset-aset kendaraan listrik yang mereka biayai.

Baca Juga

Mentan Ancam Cabut Izin Importir yang Mainkan Harga Pakan Ayam

Mentan Ancam Cabut Izin Importir yang Mainkan Harga Pakan Ayam

Untuk mengantisipasi hambatan tersebut dan menjaga kesinambungan industri, Vincent Soegianto menekankan pentingnya sinergi. Beliau memandang bahwa komunikasi serta kolaborasi yang erat antar-pelaku industri merupakan kunci utama untuk menjaga pertumbuhan ekosistem otomotif, multifinance, dan asuransi secara keseluruhan. Di tengah situasi di mana banyak perusahaan asuransi lain masih ragu-ragu untuk melangkah, Oona Insurance Indonesia memposisikan diri sebagai pionir. Oona Insurance bertindak sebagai early adopter yang berani mengambil serta menanggung risiko dari kendaraan listrik demi mendukung perkembangan ekosistem ini di Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kendaraan Listrik

Berita Terbaru Lainnya

Beijing Bersiap Hadapi Hujan Ekstrem, Status Darurat Banjir Tertinggi DitetapkanPemerintah Tinjau Pengajuan Perpanjangan Izin Tambang (IUPK) PT Freeport IndonesiaMemahami Ancaman Gempa Intraslab dari Peristiwa Robeknya Lempeng Samudra Nazca di KolombiaPemerintah Siapkan Subsidi CNG 3 Kg, Anggaran Lebih Efisien 40 Persen dari LPGMenko PMK Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran BromoMentan Ancam Cabut Izin Importir yang Mainkan Harga Pakan AyamFestival Muharam 1448 H, Momentum Penguatan Sosial dan Ekonomi di Kota BogorCara Mengatasi Gangguan Kesehatan Mental Melalui Ikhtiar Medis dan Pendekatan Al-Qur'an

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  4. 4Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap