berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Menko PMK Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran Bromo

Slamet PrabowoDiterbitkan 12 Agu 2026 - 02.47 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menko PMK Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Kebakaran Bromo
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, terus menjadi fokus perhatian pemerintah. Untuk memastikan langkah penanganan berjalan dengan cepat dan efektif, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno secara langsung mengunjungi kawasan Gunung Bromo. Kunjungan kerja Menko PMK Pratikno ke wilayah tersebut dilakukan khusus untuk menghadiri dan mengikuti rapat koordinasi terkait percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di area Gunung Bromo.

Dalam penjelasannya pada hari Selasa (11/8/2026), Menko PMK Pratikno mengungkapkan adanya kendala teknis dalam upaya pemadaman, khususnya terkait rencana penerapan teknologi modifikasi cuaca. Operasi modifikasi cuaca (OMC) yang direncanakan untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, hingga saat ini belum dapat dilaksanakan. Kendala utama yang dihadapi oleh tim di lapangan adalah tidak adanya awan yang cukup di langit sekitar kawasan Gunung Bromo untuk memicu terjadinya hujan.

Menko PMK Pratikno menegaskan situasi tersebut saat memberikan keterangan mengenai hambatan yang dihadapi dalam proses mitigasi bencana ini. Beliau menyatakan, “Ya problemnya di Bromo OMC sementara ini enggak bisa jalan karena memang tidak ada awan.” Ketiadaan awan potensial ini membuat tim operasi modifikasi cuaca harus menunda pelaksanaan penyemaian di udara sampai kondisi atmosfer di wilayah Bromo memungkinkan dan mendukung untuk memicu curah hujan.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kendati demikian, pihak berwenang terus memantau perkembangan cuaca di sekitar wilayah Gunung Bromo. Berdasarkan hasil prediksi cuaca dan analisis meteorologi terkini, awan pembawa hujan diperkirakan baru akan mulai muncul di kawasan Gunung Bromo dalam waktu empat hari ke depan. Munculnya awan dalam empat hari ke depan diharapkan dapat membuka peluang bagi tim untuk segera melaksanakan operasi modifikasi cuaca guna membantu proses pemadaman secara menyeluruh di area terdampak.

Meskipun operasi modifikasi cuaca belum dapat berjalan karena kendala awan tersebut, perkembangan positif mulai terlihat dalam upaya pemadaman karhutla di lapangan. Berdasarkan data terbaru, saat ini tercatat masih terdapat dua titik api aktif yang tersisa di kawasan Gunung Bromo. Jumlah titik api aktif ini telah mengalami penurunan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan kondisi pada saat puncak kebakaran yang sempat mencapai hingga 36 titik api.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Guna mengatasi sisa titik api yang masih aktif dan mengantisipasi kendala belum jalannya operasi modifikasi cuaca, langkah taktis lain segera diambil. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengerahkan operasi water bombing atau pengeboman air dari udara. Pengerahan operasi water bombing oleh BNPB ini ditujukan untuk membantu memadamkan sisa-sisa titik api yang masih membakar vegetasi di kawasan Gunung Bromo agar tidak kembali meluas.

Selain mengerahkan bantuan dari udara melalui BNPB, koordinasi di tingkat daerah juga terus diperkuat. Menko PMK Pratikno meminta kepada pemerintah daerah setempat, bersama dengan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), untuk terus memperkuat kapasitas penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah mereka masing-masing. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri diharapkan dapat mempercepat pemadaman total di kawasan Gunung Bromo.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaBNPBmodifikasi cuacaGunung Bromo

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap