berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Energi

Strategi PTPN I Kembangkan Bioetanol dari Tetes Tebu untuk Ketahanan Energi dan Ekspor ASEAN

Sri NugrohoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 19.12 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi PTPN I Kembangkan Bioetanol dari Tetes Tebu untuk Ketahanan Energi dan Ekspor ASEAN
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

PT Perkebunan Nusantara I atau yang lebih dikenal dengan identitas PTPN I-Persero terus memperkuat posisinya dan memastikan komitmennya sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara di sektor perkebunan. Komitmen perusahaan ini diwujudkan melalui dukungan nyata terhadap program ketahanan energi nasional yang sedang berjalan di Indonesia. Selain itu, langkah strategis ini juga ditujukan untuk mempercepat proses transisi energi nasional. Strategi utama yang diusung oleh perusahaan adalah melalui program hilirisasi di sektor perkebunan, secara khusus dengan mengubah komoditas perkebunan menjadi bioetanol. Hilirisasi sektor perkebunan menjadi bioetanol ini dipandang sebagai langkah krusial dalam menghadirkan energi baru dan terbarukan di tanah air.

Dalam pelaksanaan pengembangan bioetanol sebagai energi baru dan terbarukan tersebut, PT Perkebunan Nusantara I mendelegasikan tugas khusus ini kepada entitas di bawah naungannya. Pengembangan energi baru dan terbarukan di lingkungan PTPN I dilaksanakan secara langsung melalui anak usahanya, yakni PT Energi Agro Nusantara atau yang biasa dikenal dengan sebutan Enero. Anak usaha ini mengemban tanggung jawab penuh dalam mengelola dan menjalankan operasional pengolahan bahan baku dari hasil perkebunan. Kehadiran PT Energi Agro Nusantara menjadi bentuk nyata kesiapan perusahaan dalam menggarap sektor energi baru dan terbarukan secara lebih terarah.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Fokus utama dari kegiatan operasional PT Energi Agro Nusantara adalah mengolah tetes tebu atau yang juga sering disebut dengan istilah molase. Tetes tebu atau molase ini diproses lebih lanjut agar menjadi berbagai macam produk turunan yang bernilai tinggi. Salah satu produk bernilai tinggi yang dihasilkan dari tahapan pengolahan molase tersebut adalah fuel grade etanol. Produk fuel grade etanol ini nantinya akan dimanfaatkan secara khusus untuk kebutuhan campuran bahan bakar. Pemanfaatan ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam menyediakan alternatif bahan bakar yang bersumber dari komoditas perkebunan tebu.

Baca Juga

Penyebab dan Dampak Penurunan Produksi Minyak Kayu Putih di Indonesia

Penyebab dan Dampak Penurunan Produksi Minyak Kayu Putih di Indonesia

Selain menghasilkan fuel grade etanol untuk keperluan campuran bahan bakar, proses pengolahan tetes tebu oleh PT Energi Agro Nusantara juga menghasilkan serangkaian produk penting lainnya. Tetes tebu tersebut turut dijadikan extra neutral alcohol melalui serangkaian proses pengolahan. Produk extra neutral alcohol ini memiliki peran yang sangat penting karena digunakan sebagai bahan baku utama untuk keperluan industri farmasi serta industri kosmetik. Tidak berhenti di situ saja, pengolahan molase oleh anak usaha PT Perkebunan Nusantara I ini juga ditujukan untuk pembuatan spiritus serta pembuatan pupuk hayati.

Pengembangan hilirisasi tebu menjadi bioetanol dan berbagai produk bernilai tinggi lainnya ini merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi pengembangan energi baru dan terbarukan. Strategi pengembangan energi baru dan terbarukan melalui hilirisasi tebu ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap arsitektur energi nasional. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk mengurangi tingkat ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak atau BBM fosil. Dengan adanya produksi bioetanol dari dalam negeri, kebutuhan bahan bakar perlahan dapat didukung oleh sumber energi yang dikelola secara mandiri.

Baca Juga

Penyebab Pengembang Kesulitan Membangun Perumahan di Lahan yang Sudah Dibeli

Penyebab Pengembang Kesulitan Membangun Perumahan di Lahan yang Sudah Dibeli

Untuk memastikan keberhasilan strategi pengembangan energi baru dan terbarukan tersebut, PT Perkebunan Nusantara I telah menetapkan target produksi tahunan yang sangat jelas. PTPN menargetkan produksi bioetanol dapat mencapai angka 30 juta liter per tahun. Penetapan target produksi sebesar 30 juta liter per tahun ini menunjukkan skala operasi dari perusahaan. Lebih jauh lagi, perusahaan tidak hanya menargetkan pemenuhan pasar di dalam negeri, tetapi juga bersiap hingga bisa berekspansi untuk diekspor ke kawasan ASEAN. Ekspansi ekspor ke kawasan ASEAN ini akan memperluas jangkauan produk bioetanol dari Indonesia ke tingkat regional.

Penjelasan rinci mengenai strategi pengembangan bioetanol PTPN I ini disampaikan langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi dari perusahaan perkebunan tersebut. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, Abdul Rivai Ras, memaparkan seluruh rencana strategis tersebut secara terperinci dalam sebuah sesi dialog televisi. Dialog tersebut dipandu oleh presenter Andi Shalini dalam program Squawk Box yang ditayangkan di saluran CNBC Indonesia. Sesi wawancara yang membahas langkah hilirisasi perusahaan perkebunan ini berlangsung di Jakarta pada hari Senin, 27 Juli 2026.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BioetanolEnergi TerbarukanPTPN IEneroEkspor ASEANHilirisasi Perkebunan

Berita Terbaru Lainnya

Persiapan Menggunakan Diskon Penyeberangan Feri ASDP Saat Libur SekolahPenyesuaian Harga BBM SPBU Swasta dan Pertamina di Jabodetabek per Agustus 2026Kenaikan Lalu Lintas Tol BSD dan Makassar Dongkrak Kinerja Nusantara InfrastructureCara Menyikapi Pemulihan IHSG ke Level 6.000 di Tengah Aksi Jual AsingKinerja Keuangan Kementerian Sekretariat Negara dan Kontribusi Kawasan GBK Serta Kemayoran Tahun 2025Penyebab dan Dampak Penurunan Produksi Minyak Kayu Putih di IndonesiaPenyebab Pengembang Kesulitan Membangun Perumahan di Lahan yang Sudah DibeliPanduan Menggunakan Layanan Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta dengan Tarif Baru

Paling Banyak Dibaca

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

Hukum

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan Hukumnya

1 Agu 2026

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

Nasional

Cara Memahami Transisi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pascaputusan MK

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  2. 2Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab SaudiEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Keluarga di Warakas dan Tuntutan HukumnyaHukum 路 1 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap