PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menyelesaikan renovasi dan pembangunan 18 rumah warga di Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh. Program perbaikan hunian ini dijalankan melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Kota Langsa, serta sejumlah mitra.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, SMF mengalokasikan dana senilai Rp1,2 miliar untuk membenahi permukiman masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebanyak 18 unit hunian yang telah selesai diperbaiki kini telah resmi diserahterimakan kepada para penerima manfaat.
Sebelum dilakukan perbaikan, sejumlah rumah warga di kawasan tersebut mengalami kerusakan struktural yang cukup parah. Penurunan fungsi bangunan terjadi pada bagian lantai, dinding, hingga atap. Sebagian rumah penerima manfaat bahkan memiliki posisi tanah yang lebih rendah dibandingkan permukaan jalan dan drainase sekitar, sehingga rawan tergenang saat air meluap.
Kebakaran Asrama TNI di Makassar, Water Cannon Brimob Ikut Dikerahkan

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SMF, Bonai Subiaktor, menjelaskan bahwa pekerjaan renovasi difokuskan pada penguatan struktur bangunan agar lebih kokoh dan aman. Selain perbaikan fisik bangunan, proyek ini melengkapi setiap rumah dengan fasilitas sanitasi serta sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang memenuhi standar kesehatan.
Penataan kawasan permukiman ini menjadi bagian penting dari penanganan rumah tidak layak huni di tingkat daerah. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) per Maret 2025, tercatat sekitar 410 ribu rumah tangga di Provinsi Aceh masih menempati hunian yang belum memenuhi kriteria layak.
114 Rumah Terdampak Imbas Kebakaran Permukiman Padat di Batu Ceper, Jakpus

Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, menyampaikan apresiasi atas realisasi bantuan TJSL dari SMF. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan kerja sama lintas sektor untuk mengatasi tantangan pembangunan, terutama dalam penyediaan tempat tinggal yang layak bagi kelompok MBR.
Secara nasional, penyaluran bantuan perumahan oleh SMF telah berlangsung di berbagai wilayah. Sepanjang periode 2018 hingga 2025, perseroan membukukan total penyaluran dana sebesar Rp49,179 miliar yang dialokasikan untuk membangun dan merenovasi 747 unit rumah di 33 kota di Indonesia. Upaya peningkatan kualitas tempat tinggal ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 11 mengenai perwujudan kota dan permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan.






