Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat 0,17% ke level Rp17.685/US$ pada akhir perdagangan Jumat (28/8/2026). Performa ini berhasil membalikkan pelemahan yang terjadi pada sesi perdagangan sebelumnya.
Mata uang Garuda membuka perdagangan hari ini dengan penguatan tipis 0,03% di level Rp17.710/US$. Sepanjang hari transaksi, rupiah bergerak positif dan berhasil menambah apresiasi sekitar 25 poin hingga bel penutupan pasar. Capaian ini memulihkan posisi mata uang domestik setelah terdepresiasi 0,11% ke level Rp17.715/US$ pada Kamis (27/8/2026).
Biang Kerok Panel Surya RI Masuk AS Digetok Tarif Selangit

Di kancah global, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama dunia berada di posisi 99,174 atau menguat tipis 0,02% pada pukul 15.00 WIB. Secara mingguan, dolar AS tercatat naik sekitar 0,35%, membalikkan penurunan 0,83% yang terjadi sepekan sebelumnya. Pelaku pasar saat ini tengah menantikan pidato Ketua The Federal Reserve Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole yang digelar pada Jumat waktu setempat untuk membaca arah kebijakan moneter AS ke depan.
Dari dalam negeri, sentimen pasar mendapat kepastian dari rampungnya proses suksesi kepemimpinan di bank sentral. Komisi XI DPR RI telah menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026–2031 melalui musyawarah mufakat pada Kamis (27/8/2026). Destry merupakan calon tunggal yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto guna mengisi posisi yang ditinggalkan Perry Warjiyo usai mengundurkan diri pada 25 Juli 2026.
Kondisi Terkini Perbankan di RI, OJK Catat Optimisme Kuat di Kuartal III-2026

Selain posisi Gubernur BI, parlemen juga meloloskan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI. Penetapan susunan pimpinan baru bank sentral ini dijadwalkan disahkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Selasa (1/9/2026), sebelum diterbitkan keputusan presiden dan pengambilan sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Agung.






