Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. CT ARSA Foundation berkolaborasi dengan Kodam XXII Tambun Bungai Kalimantan Tengah menyalurkan ribuan masker sekaligus menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para relawan dan petugas Satuan Tugas (Satgas) Karhutla.
Bantuan tersebut diserahkan langsung di Pos Tabat Kalsa yang berada di kawasan Masjid Al Qadar, Sebaru, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Jumat (11/09). Sebanyak 8.000 lembar masker didistribusikan guna melindungi saluran pernapasan personel satgas dari paparan asap tebal selama bertugas di lapangan.
Perlindungan bagi Personel di Garis Depan
Di lokasi pemadaman, ratusan personel TNI terus berjibaku memadamkan kobaran api. Mereka bekerja secara bergantian selama 24 jam penuh di tengah medan gambut yang sulit dan kepungan asap pekat.
Geger Mantan Menteri Diam-Diam Jualan Beras di Glodok, Keluarga Kaget

Head of Corporate Communication CT ARSA Foundation, Andra Lesmana, yang turun langsung meninjau lokasi karhutla, menuturkan bahwa karakteristik kebakaran lahan gambut menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas pemadam. Meskipun permukaan lahan telah disiram air, bara api yang berada di lapisan dalam tanah sulit terjangkau, sehingga potensi api kembali berkobar tetap tinggi saat cuaca kering dan angin bertiup kencang.
Kondisi tersebut menuntut stamina dan perlindungan fisik ekstra bagi seluruh personel yang berada di garis depan pemadaman.
Pengeroyokan Bambang Setiyawan, 3 Tersangka Ditangkap, Ini Motifnya

Kesiapan Logistik dan Fasilitas Posko
Dukungan dari CT ARSA Foundation disambut baik oleh jajaran TNI setempat. Kapendam Kodam XXII Tambun Bungai Kalimantan Tengah, Dodo Sahata, menyampaikan apresiasinya atas bantuan masker dan layanan kesehatan yang diberikan kepada tim gabungan.
Menurut Dodo, Posko Satgas Kodam XXII telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk menjaga kondisi para petugas. Di area posko, tersedia dapur umum untuk memasok makanan, tenda peristirahatan, serta masjid sebagai sarana ibadah. Keberadaan fasilitas ini bertujuan memastikan kebutuhan logistik dan fisik personel tetap terpenuhi selama menjalankan tugas pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah.






